MAGETAN, KABARJITU.COM – RSUD dr. Sayidiman Magetan meluncurkan inovasi baru dalam pelayanan farmasi dengan sistem berbasis barcode. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat proses pengambilan obat, memberikan kenyamanan lebih bagi pasien, serta mengurangi kerumunan di area rumah sakit.
Kepala instalasi Farmasi RSUD dr. Sayidiman, apt. Nur Aini, S.Farm., menjelaskan, “Dengan adanya sistem Barcode, kami ingin mempermudah pasien dalam mengambil obat resep. Sistem ini dirancang untuk memberikan kecepatan dan efisiensi, sehingga pasien tidak perlu menunggu lama di apotek rumah sakit.”

Kepala Instalasi Farmasi RSUD dr. Sayidiman Magetan
Sistem ini memungkinkan pasien untuk melakukan pendaftaran dan permintaan obat melalui aplikasi ponsel. Setelah mendaftar, pasien akan menerima barcode yang bisa digunakan untuk mengambil obat tanpa harus mengantri. Dengan cara ini, proses yang sebelumnya membutuhkan waktu cukup lama kini dapat dilakukan secara cepat dan efisien.
Selain Pelayanan Farmasi barcode RSUD Sayidiman Magetan juga Memiliki Pelayanan pengantaran obat bagi pasien rumah sakit ini sebenarnya sudah berjalan sejak masa pandemi Covid-19 hingga sekarang. Menurut paparan Nur Aini, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi pasien, di antaranya harus mendaftar terlebih dahulu dan bersedia menunggu obat diantarkan ke rumah.
“Instalasi Farmasi menyediakan dua loket, yaitu loket pengambilan obat secara langsung dan loket pendaftaran antar obat ke rumah. Obat yang diantar ke rumah diprioritaskan bagi pasien yang masih memiliki persediaan obat di rumah. Namun, jika obat tersebut harus segera diminum hari itu juga, pasien wajib menunggu di loket obat,” ujar Nur Aini Senin, 28/09/2026
Nur Aini menjelaskan bahwa proses pengemasan dan pengantaran obat ini bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Saat ini, layanan antar baru mencakup wilayah sekitar Magetan dengan dikenakan tambahan ongkos kirim.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan, RSUD dr. Sayidiman juga memperluas akses teknologi dengan menyediakan titik-titik pengambilan obat yang tersebar di beberapa lokasi strategis, sehingga pasien dapat mengambil obat dengan mudah.
Penerapan sistem Barcode ini tidak hanya menguntungkan bagi pasien, tetapi juga bagi tenaga kesehatan. Dengan berkurangnya jumlah pasien yang antri di apotek, petugas dapat lebih fokus pada pelayanan medis lainnya, sehingga meningkatkan keseluruhan efisiensi dan kualitas layanan rumah sakit.
Dengan inovasi ini, RSUD dr. Sayidiman Magetan berharap dapat menjadi pionir dalam pelayanan kesehatan berbasis teknologi, mengedepankan kenyamanan dan kepuasan pasien. Diharapkan, sistem Barcode ini juga bisa menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain di Indonesia untuk mengadopsi teknologi serupa.(dhy)

