MAGETAN, KABARJITU.COM — Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menegaskan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat mutlak beroperasi.
Kebijakan ini sejalan dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/C.I/4202/2025 serta arahan Badan Gizi Nasional (BGN), yang menegaskan SLHS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan jaminan keamanan pangan bagi ribuan penerima manfaat .
Kepala Dinas Kesehatan Magetan, dr. Rohmat Hidayat, menjelaskan bahwa SLHS diterbitkan setelah melalui pemeriksaan ketat, meliputi:
– ✅ Hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dengan nilai minimal 80
– ✅ Minimal 50% tenaga kerja bersertifikat penjamah pangan
– ✅ Hasil uji laboratorium air, bahan pangan, dan peralatan
– ✅ Kelayakan sarana dapur, sanitasi, serta sistem pengolahan air limbah
Hingga data terbaru, dari puluhan SPPG yang terdaftar di Magetan, sebagian besar telah mengajukan permohonan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
“SLHS bukan jaminan permanen. Kebersihan dan higienitas harus dijaga setiap hari, bukan hanya saat diperiksa,” tegas Rohmat, mengingatkan bahwa pengawasan berkala tetap dilakukan meski sertifikat sudah terbit .
BGN juga telah memberi batas waktu tegas bagi seluruh SPPG di Indonesia untuk melengkapi SLHS. Yang tidak memenuhi syarat akan dihentikan operasionalnya demi mencegah risiko keracunan pangan yang sempat terjadi di beberapa daerah lain.
Rohmat juga memastikan seluruh SPPG yang telah menjalankan operasional di Kabupaten Magetan sudah memiliki SLHS.“Semua SPPG yang sudah operasional telah memiliki SLHS,” tegasnya.
Sementara itu, untuk SPPG yang masih dalam proses pengajuan, Dinkes Magetan telah melakukan tindak lanjut terhadap dokumen yang masuk. Rohmat menyebut seluruh pengajuan SLHS yang tercatat di Dinkes telah diberikan rekomendasi.“Data di kami, semua pengajuan SLHS sudah kami berikan rekomendasi,” jelasnya.
Dengan adanya ketegasan ini, masyarakat Magetan dapat lebih tenang menerima layanan MBG, karena setiap porsi makanan yang disajikan berasal dari dapur yang telah diverifikasi kelayakan kebersihannya oleh pihak berwenang.(**)

