Selasa, April 21, 2026
BerandaBerita UmumSemangat dan Kebanggaan: SMPN 1 Nguntoronadi Gemakan Legenda Dewi Sri di Pawai...

Semangat dan Kebanggaan: SMPN 1 Nguntoronadi Gemakan Legenda Dewi Sri di Pawai Budaya Kemerdekaan

MAGETAN, KABARJITU.COM- Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMPN 1 Nguntoronadi (SNESTRO) ikut memeriahkan acara Pawai Budaya yang digelar di Kabupaten Magetan yang bertajuk” Magetan Gemah Ripah Loh Linawi, Indonesia Hanjayeng Mukti” dengan semangat nasionalisme dan kebanggaan lokal. Sabtu,23/08/2025

Kirab budaya ini, yang menjadi salah satu rangkaian acara penting dalam perayaan HUT RI ke 80, menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya dari sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Magetan.

Acara yang disambut meriah warga masyarakat tersebut dimulai dari Seputaran Alun-alun Magetan tersebut melewati rute diantara Jl. Basuki Rachmat Barat, Jl. Manggis, Jl. Jambu, Jl. A. Yani, Jl. Panglima Sudirman, Jl. Pahlawan, dan berakhir di Timur Gedung Olah Raga (GOR) Ki Mageti Magetan.

SMPN 1 Nguntoronadi ikut memeriahkan Pawai Budaya dalam rangka HUT RI ke-80 tersebut mengusung Tema “Legenda Petirtaan Dewi Sri Simbatan Nguntoronadi”.

SMPN 1 Nguntoronadi Tampil di Acara Pawai Budaya Kemerdekaan (Foto : Kabarjitu.com)

Peserta pawai dari SMPN 1 Nguntoronadi tampil mencuri perhatian dengan kostum tradisional yang diwarnai khas budaya Nguntoronadi serta menampilkan pertunjukan seni yang menggambarkan legenda Dewi Sri dan petirtaan sebagai simbol yang menggambarkan sosok Dewi Sri, yang oleh Masyarakat Jawa sebagai dewi kesuburan, penggambaran seorang ibu, dan kemakmuran dalam kepercayaan masyarakat agraris di Nusantara. Rajutan ukiran dan warna-warna cerah memperkuat nuansa budaya yang dibawakan.

Kepala Sekolah SMPN 1 Nguntoronadi, Supardi, S.Pd,. menyampaikan kebanggaannya atas semangat dan kreativitas siswa-siswinya. “Partisipasi dalam pawai ini merupakan bentuk kecintaan terhadap budaya dan bangsa, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nguntoronadi kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Supardi menambahkan, acara ini juga sebagai media edukasi dan pelestarian budaya lokal agar generasi muda tetap memahami dan mengapresiasi legenda-legenda adat mereka.

Sesuai dengan Tema, “Legenda Petirtaan Dewi Sri Simbatan Nguntoronadi ” sendiri merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berada di Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi dan hal ini membuktikan bahwa Kabupaten Magetan memiliki keberagaman budaya dan peninggalan sejarah yang mana harus tetap dijaga.

Sebagai informasi SMPN 1 Nguntoronadi (SNESTRO) mengikuti Event Pawai budaya di dua lokasi sekaligus, selain di tingkat kabupaten juga mengikuti pawai budaya di tingkat kecamatan Nguntoronadi. Pawai budaya pada tahun ini SNESTRO melibatkan peserta sebanyak 142 siswa dan 41 guru dan staf TU sebagai pendamping.

Masyarakat yang menyaksikan pawai ini, menyambut penuh apresiasi terhadap penampilan kreatif dan semangat peserta dari SMPN 1 Nguntoronadi. Semoga semangat nasionalisme dan cinta budaya ini dapat terus hidup dan berkembang di kalangan generasi muda sesuai dengan visi dan misi SMPN 1 Nguntoronadi (SNESTRO) “Melodi Gitar Bertali” (Mencetak generasi milenial yang memiliki loyalitas, disiplin, giat belajar, berbudi luhur, iman dan taqwa serta cinta lingkungan).dhy

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments