BerandaBerita UmumKenang Jasa Pendiri, Bupati Magetan Pimpin Tradisi Ziarah Leluhur Hari Jadi ke-351

Kenang Jasa Pendiri, Bupati Magetan Pimpin Tradisi Ziarah Leluhur Hari Jadi ke-351

MAGETAN, KABARJITU.COM — Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti memimpin langsung tradisi ziarah ke tujuh makam leluhur, membuka serangkaian peringatan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan, Senin (8/10/2026) .

Rombongan yang didampingi Wakil Bupati Suyatni Priasmoro, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres Magetan, Dandim 0804 Magetan, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, kepala OPD, tokoh masyarakat, dan perwakilan ormas berkeliling mengunjungi ketujuh makam bersejarah sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Tujuh makam yang diziarahi secara berurutan:

1. Makam Ki Mageti — Kelurahan Magetan (cikal bakal nama kabupaten)
2. Makam Eyang Yosonegoro — Kelurahan Tambran (Bupati pertama Magetan)
3. Makam Nrang Kusumo — Kelurahan Bulukerto
4. Makam Madu Retno — Puncak Gunung Bancak
5. Makam Kertonegoro/R.M.T.A. Soerjo — Kelurahan Kepolorejo
6. Makam Purwodiningrat — Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan
7. Makam Ronggo Galih — Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo

Di setiap lokasi, dipimpin tokoh agama setempat dilakukan doa bersama, tabur bunga, serta penghormatan kepada para pendiri dan pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi berdirinya Magetan.

Bupati Nanik menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi dan penghormatan mendalam atas perjuangan leluhur.

“Kita berdoa, mengenang jasa, sekaligus meneladani semangat pengabdian mereka. Magetan yang berdiri kokoh hari ini adalah warisan perjuangan para pendahulu. Tugas kita melanjutkan dengan kerja nyata demi kesejahteraan rakyat,” ujar Bupati .

Di makam terakhir, Ronggo Galih, kembali digelar tradisi Andum Kereweng — pembagian pecahan tanah liat yang dapat ditukar warga dengan makanan, lambang kedermawanan dan kepedulian pemimpin kepada rakyat .

Kegiatan ini sekaligus menyambut peringatan ganda: Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang jatuh pada 12 Oktober 2026, dengan tema “Magetan Maju, Ekonomi Berdaya, Rakyat Sejahtera”.

Seluruh rangkaian berjalan khidmat, tertib, dan lancar. Warga menyambut positif tradisi ini sebagai upaya menjaga identitas, sejarah, dan warisan budaya daerah agar tetap hidup di tengah generasi penerus. (Dhy)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments