Jumat, Maret 6, 2026
BerandaBerita UmumGrebeg Suro 2025: Festival Karawitan Umum Jadi Arena Pertarungan Talenta Unggulan Ponorogo

Grebeg Suro 2025: Festival Karawitan Umum Jadi Arena Pertarungan Talenta Unggulan Ponorogo

PONOROGO, KABARJITU.COM – Dalam rangkaian perayaan Grebeg Suro 2025, Festival Karawitan Umum kembali digelar dengan meriah di pendopo Kabupaten Ponorogo. Acara tahunan ini diikuti oleh beragam grup karawitan dari seluruh Kabupaten Ponorogo, yang masing-masing menampilkan keterampilan terbaik mereka dalam seni gamelan tradisional.

Sebanyak 25 grup mendaftarkan diri dalam Festival Karawitan Umum dalam rangka Grebeg Suro 2025 di Kabupaten Ponorogo. Grup Dwija Budaya Laras dari SMPN 2 Balong terpilih sebagai pemenang dalam kompetisi tersebut.

“Penilaiannya dari segi garapan, dari segi penyajian dari dari segi rasa. Dan, mereka itu bisa menyajikan sesuai dengan porsinya,” kata Sunarya selaku salah seorang juri Festival Karawitan Umum, sebelum pengumuman pemenang, Kamis (19/6/2025).

Menurutnya, kualitas para peserta hampir sama saat tampil di Pendopo Agung Ponorogo selama acara yang berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (18-19/6/2025). Para juri mengakui tidak ada ketimpangan nilai yang signifikan antara satu grup dengan grup lainnya.

Untuk grup yang menjadi runner-up dalam Festival Karawitan Umum kali ini adalah Panji Laras Iromo. Peserta bernomor urut 15 yang tampil pada hari kedua itu berasal dari Desa Gelang Lor, Kecamatan Sukorejo.

Adapun, posisi ketiga diraih oleh grup bernama Manuhara yang beranggotakan guru-guru dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa SMP Ponorogo. Selain mendapatkan piala dan uang pembinaan, para peserta juga dijanjikan hadiah berupa seperangkat alat musik gamelan.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Saat Sambutan di Acara Festival Karawitan umum 2025 (Foto : Istimewa )

Penampilan para peserta dinilai oleh tiga juri berkompeten yaitu Sunarya, Sarji dan Bagus Danang Surya Putra. Dari 25 grup yang mendaftarkan diri, panitia menyatakan hanya ada 15 di antaranya yang bersedia tampil.

Meskipun demikian, Festival Karawitan Umum kali ini tetap menyuguhkan persaingan yang cukup ketat. “(Penampilan peserta) bagus-bagus. Kami sebagai juri jujur saja kewalahan dalam arti nilai semuanya itu bagus. Semua hampir rata nilainya itu,” kata Sunarya.

Para peserta menunjukkan permainan musik yang sangat harmonis dan konsisten sepanjang pertunjukkan. Alunan musik dari gamelan yang mengiringi nyanyian dari para sinden di bagian terdepan panggung, berhasil memukau para penonton maupun dewan juri.

Sunarya berpendapat bahwa kualitas para pemain menunjukkan kemajuan musik karawitan di Kabupaten Ponorogo saat ini. Banyaknya panggung yang mempertunjukkan musik karawitan melahirkan banyak pemain yang andal.

Dengan demikian, grup yang tampil tidak akan kesulitan mencari pemain dari satu kecamatan tanpa harus mendatangkan pemain dari kecamatan lainnya. “Saya amat sangat mengapresiasi kemajuan (seni karawitan di Ponorogo) karena setiap tahun pasti ada event karawitan, tidak hanya 1-2 kali,” ujar Sunarya.

Penyerahan piala kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Lisdyarita dan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi. Dalam sambutannya, bupati berharap Festival Karawitan Umum selanjutnya bisa lebih besar dan meriah.

Dalam sambutannya, Bupati Ponorogo Kang Sugiri Sancoko mengungkapkan kebanggaannya terhadap festival ini yang tidak hanya mengangkat derajat seni tradisional, tetapi juga mengundang apresiasi dari kalangan generasi muda. “Festival seperti ini menjadi penting untuk menjaga identitas budaya kita dan sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar komponen masyarakat,” ujarnya

Dengan suksesnya acara tahun ini, Grebeg Suro 2025 tidak hanya diramaikan dengan atraksi budaya dan tradisi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mengukuhkan Ponorogo sebagai sentra seni di Indonesia. Para penonton berharap acara yang berlangsung setiap tahunnya ini semakin meriah dan bermanfaat bagi pelestarian seni budaya di masa depan (red)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments