BerandaBerita UmumWujudkan Layanan Ramah Difabel, RSUD dr. Sayidiman Magetan Gelar Pelatihan Interaksi Inklusif

Wujudkan Layanan Ramah Difabel, RSUD dr. Sayidiman Magetan Gelar Pelatihan Interaksi Inklusif

MAGETAN,KABARJITU.COM– Sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang setara dan tanpa diskriminasi, RSUD dr. Sayidiman Magetan menggelar pelatihan khusus bertajuk “Pengembangan Inklusif Disabilitas dan Tata Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas,”

Pelatihan ini diikuti seluruh elemen di RSUD dr. Sayidiman Magetan mulai dari Juru Parkir, Satpam hingga Perawat dan Apoteker belajar bersama sama dalam memahami materi Pengantar Disabilitas, Konsep Disabilitas hingga Hambatan Disabilitas dan seluruh peserta pelatihan berkesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan teman2 disabilitas mulai dari disabiltas tuli, disabilitas netra, dan disabilitas daksa peserta juga melakukan praktek lapangan dan melakukan roleplay Bagaimana cara memberikan pelayanan yang baik dan benar terhadap teman2 disabilitas.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap pasien, tanpa terkecuali, mendapatkan akses kesehatan yang nyaman dan bermartabat.

**Bukan Sekadar Fasilitas Fisik**
Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan dr. Rochmad Santoso menyampaikan bahwa keramahan rumah sakit terhadap penyandang disabilitas tidak hanya diukur dari ketersediaan kursi roda atau ram (jalur landai), tetapi juga dari cara petugas berkomunikasi.

“Kami ingin seluruh staf memiliki empati dan keterampilan praktis. Bagaimana menyapa teman tuli, bagaimana membimbing tuna netra dengan benar, hingga cara menangani pasien dengan disabilitas intelektual. Kita ingin RSUD dr. Sayidiman menjadi rumah sakit yang benar-benar inklusif,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali materi oleh ahli aksesibilitas dan praktisi inklusi. Materi yang diberikan meliputi:

Etika Berinteraksi:
Cara menawarkan bantuan tanpa menyinggung kemandirian penyandang disabilitas.

Teknik Pendampingan:
Praktik langsung cara menuntun tunanetra dan memindahkan pengguna kursi roda dengan aman.

Dasar Komunikasi Isyarat:
Pengenalan gestur sederhana untuk membantu komunikasi awal dengan teman tuli di bagian pendaftaran.

Salah satu perawat yang menjadi peserta, mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka perspektif baru bagi para tenaga medis. “Dulu kami sering ragu bagaimana cara membantu agar tidak salah langkah. Sekarang kami lebih percaya diri dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka,” tuturnya.

Dengan adanya pelatihan ini, RSUD dr. Sayidiman Magetan berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan standar pelayanan prima (service excellence). Harapannya, tidak ada lagi hambatan komunikasi maupun sosial bagi masyarakat penyandang disabilitas saat mengakses layanan kesehatan di Kabupaten Magetan.(Red)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments