MAGETAN, KABARJITU.COM- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80, SMAN 1 Magetan berpartisipasi aktif dalam pawai budaya yang diselenggarakan di pusat kota Magetan. Pawai yang diikuti oleh berbagai sekolah, dan komunitas ini berlangsung meriah dan penuh semangat, mencerminkan kecintaan masyarakat terhadap negeri.
Peserta dari SMAN 1 Magetan menampilkan berbagai atraksi, mulai dari tarian tradisional yang berhasil menarik perhatian para penonton. Tema yang diusung oleh sekolah ini adalah ” TEPO KAMULYAN”, yang menggambarkan sebagai sikap saling menghargai, memahami, dan bertenggang rasa dengan orang lain/Sesama
Kepala SMAN 1 Magetan, Bapak Aris Sudarmono, M.Pd , menyatakan, “Kami sangat bangga dapat berpartisipasi dalam pawai budaya ini. Ini adalah kesempatan yang baik untuk menunjukkan kreativitas dan semangat kebangsaan para siswa.”

Melalui tema ini, SMAN 1 Magetan ingin memberikan pesan bahwa menjaga tradisi, mengenalkan kuliner lokal, dan memahami sejarah adalah bagian dari wujud syukur atas kemerdekaan bangsa. “Harapannya, generasi muda tidak hanya bangga dengan budaya global, tetapi juga mampu melestarikan warisan leluhur,” tambah Aris.
Sebagai informasi, Tepo sendiri merupakan sajian makanan tradisional khas Jawa Timur, yang mana tepo tersebut juga kian menjamur di Magetan sebagai salah satu makanan favorit.
Acara pawai ini berlangsung sepanjang jalan utama Magetan, dengan dihadiri oleh ribuan warga yang antusias menyaksikan.Tak hanya SMAN 1 Magetan, berbagai sekolah dan komunitas lain juga turut menunjukan kebolehan mereka dengan sikap positif yang mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan.
Dengan kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin menghargai dan mencintai budaya Indonesia serta memahami makna dari perjuangan para pahlawan yang telah gugur untuk kemerdekaan bangsa. Semangat HUT RI ke-80, semoga semakin mempersatukan kita semua dalam keberagaman. (Red/dhy)

