MAGETAN, KABARJITU.COM — Aktivitas penggalian yang dilakukan kontraktor CV Surya Galaxy diduga merusak jaringan pipa utama PDAM Lawu Tirta Magetan. Akibat kejadian tersebut, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan terganggu.
Insiden terjadi saat tim pelaksana proyek menggunakan alat berat untuk penggalian di ruas jalan utama. Ekskavator diketahui menghantam dan merusak pipa distribusi milik PDAM.
Kontraktor pihak ketiga sering kali langsung melakukan pengerjaan fisik tanpa berkoordinasi atau meminta peta jaringan pipa resmi kepada pihak PDAM.
Pengoperasian ekskavator (backhoe) atau alat berat lainnya secara serampangan saat menggali tanah sering kali langsung menghantam atau mematahkan jaringan pipa induk yang tertanam.
Seperti pekerjaan galian dari Dinas PUPR bidang Cipta Karya karena kurang kehati hatian bego/ ekskavator pelaksna dari CV Surya Glaxy menyebabkan pipa tranmisi PDAM Lawu Tirta sampai pecah dan putus.
Hal ini di sampaikan oleh Wiyono, yang juga menjabat sebagai Plt Direktur Umum PDAM Lawu Tirta, membenarkan adanya kerusakan jaringan tersebut.
“Ini proyek Cipta Karya yang dikerjakan CV Surya Galaxy. Terlihat kurang kehati-hatian dalam pelaksanaannya, Pipa utama kami terkena galian proyek yang dikerjakan CV Surya Galaxy. Akibatnya, distribusi air ke beberapa kawasan langsung terganggu ” ujar Wiyono.
Menurutnya, keberadaan jaringan pipa di bawah tanah perlu menjadi perhatian dalam setiap pekerjaan galian. Koordinasi dengan pihak PDAM penting dilakukan agar jalur pipa yang masih aktif dapat diketahui sebelum alat berat digunakan.
Walau hanya pipa Tranmisi yang rusak namun bagaimana pun tetap menggagu air yang mengalir dan juga penambahan anggaran perbaikan dari PDAM
Sementara itu sampai berita ini dinaikkan belum ada tanggapan dari pihak pelaksana CV Surya Galaxy. (*)

