Senin, April 20, 2026
BerandaBerita UmumMeningkatkan Literasi Fesyen Muslim, Novita Hardini Laksanakan Workshop Ekonomi Kreatif di Magetan

Meningkatkan Literasi Fesyen Muslim, Novita Hardini Laksanakan Workshop Ekonomi Kreatif di Magetan

MAGETAN, KABARJITU.COM—Dalam upaya mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, terutama di bidang fesyen, Workshop Ekonomi Kreatif Jatim On Faye oleh Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, berlangsung sukses di Magetan. Acara ini diikuti oleh puluhan pelaku industri fesyen lokal yang tertarik untuk mengembangkan bakat dan keterampilan dalam bidang fesyen muslim bertempat di Hotel Bukit Bintang, Magetan, Jumat (12/12/2025).

Upaya penguatan ekonomi kreatif di Kabupaten Magetan kembali mendapat dukungan dari pusat. Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, menggelar Workshop Ekonomi Kreatif Jatim On Faye dengan fokus pengembangan fesyen muslim dan kriya,

Kegiatan tersebut menghadirkan para pelaku industri kreatif lokal, khususnya bidang fesyen dan kriya, untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta memperluas akses pemasaran.

Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku Industri Kreatif

Dalam sambutannya, Novita menyampaikan bahwa program ini merupakan rangkaian kegiatan berkelanjutan sejak awal tahun.

 “Hari ini kami dari DPR RI menurunkan program untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pelaku industri kreatif di bidang kriya dan fashion. Ini bukan program pertama, sudah beberapa kali kami laksanakan sepanjang 2025,” ujarnya.

Ia menegaskan, kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Pariwisata RI diharapkan mampu membantu Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memandirikan ekonomi masyarakat.

“Program ini saya harap bisa berdampak positif terhadap pemerataan ekonomi daerah, apalagi di tengah kondisi pemotongan anggaran yang terjadi di beberapa kabupaten,” imbuhnya.

Akses Permodalan dan Penguatan Ekosistem UMKM

Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan informasi akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Novita menjelaskan bahwa dirinya turut membantu menghubungkan pelaku UMKM dengan pemerintah pusat agar program dan bantuan yang relevan dapat tersalurkan.

“Kami membantu mengkoneksikan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, terutama terkait program UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata.”

Ia menambahkan bahwa ke depan, workshop serupa akan terus digelar di Magetan, Ngawi, dan Pacitan, dengan prioritas peserta dari masyarakat lokal.

Dorong Pemkab Magetan Adakan Bazar UMKM 2026

Novita juga menyoroti perlunya wadah pemasaran bagi pelaku industri kreatif Magetan. Ia mendorong pemerintah daerah agar mulai menyiapkan penyelenggaraan bazar UMKM yang dapat menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dan pembeli.

“Tanpa hanya bergantung pada APBD, membuat bazar itu bisa dilakukan. Masa kita minta masyarakat kreatif, tapi pemerintah daerah tidak memfasilitasi? Tahun 2026 saya berharap ada bazar sebagai wadah UMKM dan industri kreatif,” tegasnya.

Novita siap membantu menghubungkan Pemkab Magetan dengan mitra-mitra strategis nasional agar event tersebut terlaksana maksimal.

Penguatan Promosi Digital dan Pajak Platform Wisata

Selain pengembangan produk, ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan platform digital dalam pemasaran produk lokal.

“Harapan saya, kita juga harus berani bertanya: tiket.com dan Traveloka, kontribusi pajak mereka untuk negara berapa? Itu tugas DPR RI untuk mengawal. Kita pastikan ekonomi lokal juga bisa mendapat manfaat.”

Kegiatan ini pun mendapat sambutan antusias dari para peserta. Mereka berharap acara serupa dapat diadakan lebih sering untuk mendukung pengembangan komunitas fesyen di daerah mereka. Magetan, yang dikenal dengan kekayaan budaya dan kerajinan, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat fesyen muslim yang menarik perhatian banyak orang.

Workshop Jatim On Faye ini menjadi bukti konkret upaya pemerintah pusat dalam mencetak wirausaha kreatif baru, serta menguatkan ekosistem industri fashion muslim di Magetan. Dengan dukungan berkelanjutan, sektor kreatif diharapkan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Dengan langkah dan dukungan yang tepat, fesyen muslim di Magetan diharapkan tidak hanya akan berkembang, tetapi juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah internasional.(Red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments