Senin, April 20, 2026
BerandaBerita UmumPembukaan Spektakuler Grebeg Suro 2025: Reog Ponorogo Gaungkan Keunikan Tradisi Nusantara

Pembukaan Spektakuler Grebeg Suro 2025: Reog Ponorogo Gaungkan Keunikan Tradisi Nusantara

PONOROGO – KABARJITU.COM- Ponorogo kembali menggelar acara tahunan Grebeg Suro dan Festival Nasional Reog Ponorogo 2025 yang berlangsung meriah pada pembukaan hari ini. Acara yang dikenal sebagai salah satu ikon budaya Indonesia ini berhasil mengundang perhatian ribuan pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Perayaan budaya tahunan Grebeg Suro dalam ajang Festival Reog Remaja (FRR) dan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) resmi dibuka oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam sebuah seremoni megah yang berlangsung di Panggung Utama Alun-alun Kabupaten Ponorogo, Selasa malam (17/6/2025).

Pada pembukaan Grebeg Suro tersebut secara simbolis dilakukan penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTB) oleh Staf Khusus (Stafsus) Menteri Kebudayaan Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono kepada Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko.

Dalam sambutannya, Bupati Sugiri menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para tokoh agama, ulama, pejabat pemerintah, serta seluruh masyarakat yang hadir dan turut menyukseskan acara tahunan ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada para Kiai, Ulama, tokoh Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan lembaga keagamaan lainnya, serta para pejabat dari kementerian dan pemerintah daerah yang telah hadir. Juga kepada para anggota DPR RI, DPRD, serta Forkopimda, perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta wali kota dan bupati Madiun,” Tutur Bupati Sugiri.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita Saat Pembukaan Acara Grebeg Suro dan Festival Reog Ponorogo Tahun 2025 (Foto : Istimewa )

Bupati Ponorogo mengungkapkan kebanggaannya atas pelaksanaan acara ini yang tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memperkokoh posisi Ponorogo sebagai destinasi wisata budaya bertaraf internasional dan momentum penting untuk memperkuat jati diri bangsa melalui seni dan budaya, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Ia juga menyampaikan target besar Ponorogo ke depan, yakni menjadikan kota ini sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN).

“Grebeg Suro dan Festival Nasional Reog Ponorogo tidak sekedar perayaan, tetapi juga sarana untuk mempromosikan kebhinekaan dan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia,” ungkapnya

Pembukaan Grebeg Suro 2025 juga diramaikan oleh berbagai penampilan kesenian, termasuk parade reog, tari tradisional dan pertunjukan musik daerah yang melibatkan generasi muda dari berbagai sekolah dan pihak-pihak lainnya.

“Kita patut bangga karena Reog sudah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Kini saatnya kita menapaki langkah berikutnya, membawa Ponorogo menuju kota kreatif dunia versi UNESCO,” ujarnya

Acara ini juga diramaikan oleh berbagai penampilan kesenian, termasuk parade reog, tari tradisional dan pertunjukan musik daerah yang melibatkan generasi muda dari berbagai sekolah dan pihak-pihak lainnya.

Tahun ini, festival juga memperkenalkan elemen-elemen digital dan teknologi dalam promosi dan dokumentasi acara, memungkinkan audiens global untuk berpartisipasi dan menyaksikan langsung melalui streaming online.

Dengan semangat kebersamaan, Perayaan Grebeg Suro 2025 menjadi bukti bahwa Ponorogo tidak hanya menjaga warisan budaya tetapi juga sebagai jembatan untuk meningkatkan pariwisata daerah dan memperkuat identitas budaya dalam kancah internasional.(Red)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments