Sudah Terjadi di Jakarta, Ini Pejelasan Lapan Mengenai Hari Tanpa Bayangan

Hari tanpa bayangan sambangi wilayah Semarang, Jumat (11/10/2019). (kabarjitu/ist)

 

JAKARTA (kabarjitu): Fenomena hari tanpa bayangan (kulminasi) akan kembali dapat dirasakan. Fenomena ini akan terjadi di wilayah Indonesia dari Aceh hingga Papua. Untuk wilayah Jakarta sudah terjadi pada Rabu (09/10/2019) kemarin, sekitar pukil 11:40 WIB.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menjelaskan fenomena ini terjadi saat matahari berada tepat di posisi paling tinggi di langit. Fenomena ini terjadi karena adanya revolusi bumi mengitari matahari yang mengakibatkan gerakan semu matahari.

“Hari tanpa bayangan adalah peristiwa tahunan yang terjadi karena pergeseran posisi matahari akibat kemiringan sumbu rotasi bumi. Fenomena ini merupakan penanda pergantian musim di wilayah Indonesia,” katanya di Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Thomas mengatakan fenomena ini di Jawa menandakan posisi matahari sudah berada di atas Jawa pada Oktober. Artinya, distribusi panas mulai bergeser ke Indonesia Selatan. Pergeseran distribusi panas menandakan, daerah pembentukan awan mulai bergeser ke Selatan Indonesia. Artinya. menuju musim hujan.

“Posisi Matahari paling selatan pada 22 Desember, itulah mulai musim hujan secara penuh di Indonesia bagian selatan. Sedangkan, musim hujan secara umum dimulai dari Sumatra atau bagian utara Indonesia. Kemudian musim hujan akan terus bergerak ke arah selatan.

“Lalu Jawa bagian Barat menuju Jawa Timur, terus ke Bali, NTB, dan NTT. Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua pola umumnya mirip Sumatra, dimulai dari bagian utara ke selatan,” kata Thomas.

Fenomena hari tanpa bayangan atau kulminasi kembali dialami beberapa wilayah di Indonesia, seperti Bandung, Yogyakarta, Bali sepanjang Oktober 2019. Posisi Indonesia yang berada di khatulistiwa, kulminasi ini terjadi sebanyak 2 kali dalam setahun.

“Fenomena yang disebut Kulminasi Utama 2 ini telah dialami sebagian wilayah Indonesia sejak 8 September 2019. Kota Sabang merupakan wilayah pertama yang mengalami hari tanpa bayangan. (red)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password