BPJS Kesehatan Kerahkan 3.200 Penagih Iuran

Kader JKN bantu BPJS Kesehatan siap kumpulan iuran peserta yang menunggak. (kabarjitu/red)

 

JAKARTA (kabarjitu): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengerahkan 3.200 orang penagih yang disebut kader JKN. Kader tersebut diterjunkan untuk mengejar tunggakan iuran peserta.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Muhammad Iqbal Anas Ma’ruf menjelaskan, per penagih harus berhasil mengumpulkan tunggakan iuran BPJS Kesehatan sampai Rp5 juta.  Karena itu harus dibutuhkan skill juga.

“Kalau mereka bisa bergaul di masyarakat, figurnya mudah diterima. Kadang kita tidak mengira, mereka bisa memberikan sampai Rp4 juta sampai Rp5 juta dan itu bisa,” katanya di Kantor Pusat BPJS, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Iqbal mengungkapkan, selain menagih tunggakan iuran, kader JKN juga memberikan sosialisasi pentingnya menggunakan BPJS Kesehatan. Mereka juga menjaring nasabah baru. Jadi, tidak semata-mata hanya menagih, tapi juga bisa menampung keluhan.

“Sehingga kita bisa mendapat masukan untuk memperbaiki layanan. Selain itu, masyarakat juga bisa mendaftarkan peserta baru karena recruitment melalui kader JKN,” ucap Iqbal.

Menurut Iqbal, para kader JKN melakukan penagihan dari pintu-pintu untuk mengumpulkan tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang belum dilunasi. Dipastkan, kader JKN idak seperti debt collector dan tidak ada kekerasan dalam proses penagihan. Karena semua sudah ada regulasinya.

“Mereka datang sekali, belum tentu peserta JKN bisa membayar. Karena mereka datang dengan sopan dan kekeluargaan. Sehingga tidak bisa maksa. Proses panagihan terus dilakukan hingga kesadaran masyarakat dalam membayar benar-benar telah terbangun,” pungkasnya. (red)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password