Bandung Jadi Kota Termacet di Indonesia

Kemacetan di Kota Bandung tidak bisa dihindari dan belum bisa teratasi. (kabarjitu/red)

 

BANDUNG (kabarjitu): Hasil survei Asian Development Bank (ADB) menyebutkan, Kota Bandung, Jawa Barat merupakan kota termacet di Indonesia. Bahkan, Kota Bandung menduduki peringkat ke-14 termacet se-Asia, lebih parah dari Jakarta yang berada di peringkat ke-17 dan Surabaya peringkat ke-20. Survei tersebut dilakukan sedikitnya di 278 kota dari 45 negara.

Menanggapi hasil survei tersebut, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menjelaskan, penduduk Bandung ada 3,7 juta jiwa sepanjang siang. Sementara itu, pada malam hari, jumlah penduduk berkurang menjadi 2,5 juta jiwa. Jadi ada 1,2 juta penduduk luar Kota Bandung yang melakukan aktivitas di Kota Bandung.

“Sehingga kemacetan menjadi satu hal yang akan terjadi. Karena penduduk Bandung saat ini sudah melebihi kapasitas. Apalagi, Kota Bandung hanya di desain untuk 500 ribu penduduk,” katanya di Bandung, Jawa Barat, Senin (07/10/2019).

Diakui Yana, pihaknya memang cukup kesulitan dalam melakukan upaya pelebaran jalan. Oleh sebab itu, pihaknya saat ini sedang menyiapkan beberapa pembangunan jalan layang. Selain itu, untuk mengatasi kemacetan, pihaknya pun melakukan beberapa rekayasa lalu lintas.

“Namun, karena di Bandung banyak persimpangan yang jaraknya cukup pendek. Sehingga, kemacetan akan mudah terjadi karena padatnya jumlah kendaraan yang berada di jalan,” tegasnya.

Dia menjelaskan, opsi rekayasa ganjil-genap bagi kendaraan, tidak akan cocok jika diterapkan di Kota Bandung. Karena, idealnya ganjil-genap itu diterapkan di koridor jalan yang jaraknya panjang.

“Misalnya, rekayasa ganjil-genap dilakukan di Jalan Asia Afrika, tapi itu sekadar koridor pendek dan pasti akan menyebabkan kemacetan di kawasan itu,” tutupnya. (red)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password