Arab Saudi Luncurkan Visa Turis

Keindahan masjid teraping di Jeddah jadi objek wisata yang wajib dikunjungi. (kabarjitu/ist)

 

ARAB SAUDi (kabarjitu): Arab Saudi tampaknya kian menaruh perhatian penting pada sektor pariwisata. Salah satunya membuka pintu untuk turis mancanegara. Baru-baru ini, mengeluarkan kebijakan penerbitan visa turis untuk 49 negara. Hal itu demi menambah pemasukan negara.

“Sayangnya nama Indonesia tidak masuk dalam daftar 49 negara yang bisa mengurus visa kunjungan itu. Tapi turis Indonesia masih bisa menghubungi pihak Kedutaan Arab Saudi di Indonesia untuk mengurusnya,” kata Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmad Al-Khateeb yang dikutib kabarjitu.com, Selasa (01/10/2019).

Menurutnya, Visa kunjungan untuk turis mancanegara bisa diurus melalui online atau saat kedatangan dengan tarif USD80 (sekitar Rp1,1 juta) per orang. Para warga negara dari 49 negara kini bisa mengajukan aplikasi visa turis secara online melalui portal visa elektronik (eVisa), atau visa on arrival setibanya di Arab Saudi.

“Ini kali pertama kami membuka  petualangan, warisan, dan sejarah bagi orang-orang yang akan mengunjungi Arab Saudi sebagai turis. Apalagi, kami memiliki banyak objek wisata dan pusat kuliner yang bisa dinikmati turis,” ucapnya.

Dipaparkan, kebijakan penerbitan visa juga disertai dengan kelonggaran kode etik berpakaian bagi pendatang. Karena sebelumnya negara Muslim konservatif itu mewajibkan pengunjung wanita menggunakan jubah hitam panjang atau abaya.

“Kini, abaya bukan lagi pakaian wajib bagi turis mancanegara. Tapi mereka tetap wajib menggunakan pakaian yang sopan, terutama saat berada di ruang publik. Sama seperti aturan berbikini di pantai, aturan minum alkohol juga masih dilarang,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, turis wanita juga kini diperbolehkan untuk berwisata sendiri, setelah sebelumnya wanita harus ditemani pendamping selama berada di Arab Saudi. Namun, Kota Mekah dan Madinah tetap terlarang untuk didatangi turis dengan visa kunjungan, karena untuk mendatangi dua area suci itu turis harus datang dengan visa khusus ibadah. (red)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password