Pemkot Depok Larang Pengamen Ondel-ondel

Kini, ondel-ondel dilarang ngamen di Depok. (kabarjitu/ist)

 

DEPOK (kabarjitu): Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat (Jabar) mengeluarkan surat edaran mengenai pelarangan terhadap pengamen ondel-ondel. Karena ondel-ondel yang digunakan untuk mengais uang biasanya dilakukan oleh anak di bawah umur. Sehingga terlihat ada pelanggaran dalam mempekerjakan anak.

“Pada dasarnya tidak boleh mempekerjakan anak di bawah umur. Karena hal itu merupakan pelanggaran mengenai kekerasan terhadap anak di bawah umur. Lain halnya kalau yang mengamen adalah usia dewasa. Sehingga bisa terkoordinir, terstruktur dengan baik dan tentu bisa saja menyelesaikan persoalan,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Jabar, Sabtu (07/09/2019).

Idris mengaku, sempat mengetahui suatu tempat yang khusus mempekerjakan anak-anak untuk mengamen ondel-ondel. Kebanyakan mereka adalah warga luar Kota Depok.

“Jadi ternyata ini bagian dari oknum dalam memberdayakan warga luar Depok. Kami juga temukan, di satu lokasi yang menampung mereka. Akhirnya kami berikan teguran dan meminta untuk bubar,” tegasnya.

Menurutnya, ondel-ondel yang berkeliaran di jalan raya cukup mengganggu lalu lintas. Selain itu juga, ada desakan dari budayawan bahwa ondel-ondel adalah simbol budaya dan bukan objek untuk mencari nafkah dengan cara mengamen.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok Lienda Ratnanurdanny, menyatakan, imbauan tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). Jadi, jangan sampai anak-anak menjadi objek eksploitasi dengan cara dipekerjakan.

“Kami selalu mengawasi, kalau kedapatan mengamen maka akan diberikan tindakan persuasif terutama pemahaman soal Undang-Undang Perlindungan Anak,” pungkasnya. 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password