Inii 4 Terobosan Untuk Percepatan Investasi di Bidang Pertanian

FGD bertema, “Percepatan Investasi di Bidang Pertanian. (kabarjitu/eva)

 

JAKARTA (kabarjitu): Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini terus berupaya mendorong peningkatan ekspor pertanian. Percepatan ekspor pertanian dilakukan terhadap sejumlah usaha agribisnis yang berpotensi mendorong peningkatan ekspor. Makanya, untuk melancarkan percepatan investasi tersebut, ada sejumlah terobosan untuk mengakselerasi ekspor produk pertanian.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ali Jamil mengatakan, pihaknya telah melakukan menerapakan 4 terobosan untuk mengakselerasi ekspor produk pertanian. Pertama, layanan prioritas yang diberikan kepada pengguna jasa yang patuh. Pemeriksaan fisik didasarkan pada metoda sampling.

“Kedua, yakni In-Line Inspection, di mana eksportir dilatih dan disertifikasi dalam menyiapkan komoditas yang sehat untuk mempermudah dan mempercepat proses karantina ekspor,” katanya saat memberikan arahan pada FGD bertema, “Percepatan Investasi di Bidang Pertanian di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (18/09/2019).

Ketiga, lanjutnya, protokol karantina harus melakukan komunikasi dan terobosan kebijakan SPS dengan negara mitra. Hal itu untuk menghilangkan hambatan ekspor. Keempat, E-Cert, dengan pertukaran sertifikat elektronik dengan negara tujuan ekspor sebagai jaminan kepastian keberterimaan produk.

“Oleh karena itu, kami berharap dalam diskusi ini dapat tergambarkan peluang industri agribisnis perkarantinaan sekaligus mencari cara jitu menghadapi situasi ekonomi dunia saat ini yang berada dalam ancaman resesi dunia,” ulasnya.

Selain itu, menurut Jamil, juga ada 4 usaha di bidang pertanian yang dapat meningkatkan ekspor. Di antaranya usaha fumigasi, peti kemas kayu, rumah walet, dan industri pemrosesan sarang walet. Peluang bisnis tersebut harus disambut secara proaktif.

“Apalagi pada 2020, Indonesia akan memasuki masa revolusi konsumen. Sehingga populasi kelas menengah (middle class) pada tahun depan meningkat dan peluang bisnis itu bisa dimanfaatkan. Hal ini merupakan momentum yang positif dapat meningkatkan daya saing Indonesia di mata investor asing,” tegasnya. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password