Ini Alasannya Pelanggan Tak Bisa Klaim Kompensasi Dari PLN

Pelanggan PLN di wilayah jaringan Jasinga tidak mendapatkan klaim kompensasi pemadaman listrik awal Agustus lalu. (kabarjitu/red)

 

JAKARTA (kabarjitu): Sejumlah pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tinggal di daerah Parung Panjang, Bogor Jawa Barat mengeluh tak mendapatkan kompensasi pemadaman listrik pada Minggu (04/08/2019) lalu. Pelanggan tersebut sebelumnya telah mencoba mencari tahu besaran kompensasi yang diterima di laman resmi PLN. Namun, hasilnya setelah memasukan nomor ID pelanggan informasi mengenai besaran kompensasi tersebut tak muncul.

Malahan, informasi yang tertera di laman PLN, berbunyi, “Maaf, ID pelanggan Anda tidak mendapat kompensasi atas kejadian padam pada 4 Agustus 2019 karena daerah tempat Anda lama padam tidak melewati 110 persen dari deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP)”.

Menanggapi hal itu, Vice President Public Relation PLN, Dwi Suryo Abdullah menjelaskan, bisa jadi pelanggan tersebut tak mendapat kompensasi karena waktu pemadaman yang sempat mendera wilayahnya tak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Maksudnya dari 110 persen TMP, misalnya deklarasi satu daerah dalam satu bulan tersebut 5 jam per pelanggan, maka 110 persenya adalah 5,5 jam. Contoh, kalau deklarasinya lama padam di suatu daerah 5 jam, malah di bawah 5,5 jam tidak mendapat kompensasi,” katanya di Jakarta, Sabtu (07/09/2019).

Dwi menjelaskan, aturan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 tahun 2017 tentang tingkat mutu pelayanan dan biaya yang terkait dengan penyaluran tenaga listrik.

“Dengan terbitnya Permen ESDM tersebut, maka Dirjen Ketenagalistrikan menetapkan besaran tingkat mutu pelayanan tiap 3 bulan dan tiap daerah untuk dijadikan acuan kami sebagai operator,” ucapnya.

Dia memaparkan, jika merujuk penjelasakan itu, pelanggan yang masuk di wilayah Parung Panjang, Bogor tersebut tak mendapat kompensasi. Karena padamnya listrik di wilayah tersebut tak sesuai aturan untuk mendapatkan kompensasi. Pelanggan tersebut masuk ke wilayah jaringan Jasinga.

“Berdasarkan besaran tingkat mutu pelayanan tahun 2019 yang dikeluarkan Dirjen Ketenagalistrikan, pelanggan wilayah Jasinga baru mendapatkan kompensasi jika lama waktu pemadaman lebih dari 7,5 jam.Atas dasar itu, jika pemadaman listrik kurang dari 7,5 jam, maka pelanggan tidak akan mendapat kompensasi,” tutupnya.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password