DKI Jakarta Inisiasi Program Kurangi Sampah

Pemerintah DKI berupaya kurangi sampah. (kabarjitu/red)

 

JAKARTA (kabarjitu): Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Sampah Tanggungjawab Bersama (Samtama). Program tersebut diluncurkan agar warga DKI mulai melakukan pengolahan sampah secara mandiri dan mengurangi sampah di ibu kota. Produksi sampah di ibu kota saat ini mencapai 7.500 ton  per harinya. Jumlah itu mayoritas berasal dari sampah permukiman atau rumah tangga.

“Program ini dilakukan guna mendukung target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK), khususnya di Jakarta,” kata Kepala Dinas lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih di Jakarta, Jumat (13/09/2019).

Menurutnya, dalam pengelolaan sampah perlu perubahan pola pikir masyarakat, bukan sekadar mengirim sampah ke TPST Bantargebang, melainkan mengubah perilaku warga dalam mengelola sampah.

“Kita harus memulai kegiatan pengurangan sampah dengan aktifitas 3R (reduce kurangi, reuse-guna ulang, recycle-daur ulang),” tuturnya.

Ia menjelaskan kegiatan program ini dilaksanakan terlebih dahulu melalui Rukun Warga (RW) percontohan. Perlu diketahui, di Jakarta ada 2.927 RW. Hal itu nantinya diduplikasi di seluruh RW se-Jakarta, baik itu mengenai pengembangan bank sampah, pengembangan Tempat Pembuangan Sampah TPS 3R.

“Khusus kegiatan 3R diharapkan mampu pada akhirnya mencapai siklus ekonomi sirkular dan secara langsung mereduksi potensi timbulnya GRK. Selain itu, kegiatan kampanye dan menyusun regulasi pembatasan penggunaan plastik sekali pakai,” tegasnya.

Secara umum, kegiatan “Samtama” merupakan inisiasi Gubernur DKI Jakarta berdasarkan Undang-Undang nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password