Teknologi dan Peralatan Laboratorium Bisa Jadi Peluang Usaha Baru

Kick of Meeting Thailand Lab Internasional 2019. (kabarjitu/eva)

 

JAKARTA (kabarjitu): Saat ini pasar laboratorium medis berkembang pesat di kawasan Asia-Pasifik. Hal itu disebabkan, meningkatnya kesadaran tentang layanan pengujian medis, dukungan pemerintah untuk meningkatkan sektor kesehatan dan pengenalan prosedur pengujian yang baru. Kenyataan ini pun ditangkap oleh VNU Asia Pasifik untuk kembali menyelenggarakan pameran Thailand Lab Internasional 2019, pada pada 25-27 September 2019 mendatang. 

“Pada pameran yang ke-9, kami berusaha untuk menangkap pasar ini dengan meningkatkan investasi di Laboratorium Ilmu Hayati & Medis melalui pameran. Sehingga meningkatkan peluang bisnis di pasar Asia,” kata perwakilan dari penyelanggaran pameran, Anucha Parnpichate, Head of Science & Technology Unit, VNU Exhibitions Asia Pacific, saat Kick of Meeting pameran tersebut, di Jakarta, Kamis (18/07/2019). 

Menurutnya, kegiatan pameran ini merupakan platform pameran dan konferensi untuk peralatan serta teknologi laboratorium analitik. Selain itu, pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai macam peralatan dan teknologi laboratorium terbaru dari lebih 250 merek global di seluruh dunia. 

“Berbagai konferensi yang mencakup banyak industri laboratorium terkait juga akan diadakan. Di antaranya, pembaruan tentang ISO/IEC 17025 untuk standar laboratorium, keamanan makanan dan biofarmasi; informasi terkini tentang penyakit saat ini, seperti demam berdarah dan pengembangan ganja untuk medis,” paparnya.

Pada pameran kali ini, lanjut dia, pihaknya telah meluncurkan area baru bernama Bio Investment Asia. Area itu berfokus pada inovasi dan tren untuk Ilmu Hayati dan Bioteknologi, serta Perawatan Kesehatan dan Kebugaran. 

Sebelum kegiatan puncak, roadshow pameran telah dilakukan di banyak negara dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung perdagangan dan membawa solusi ke negara yang fokus. 

“Tahun lalu, pameran ini mampu menyambut 9.109 pengunjung perdagangan dari 43 negara dan 203 perusahaan terkemuka dengan lebih dari 650+ brand yang ditampilkan. Selama pameran, lebih dari 216 pembeli potensial diundang dan mengadakan pertemuan dengan peserta pameran,” tutupnya. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password