Kampus Wajib Ikut dalam Pembamgunan Desa

istimewa

MAKASSAR (kabarjitu): Melalui orasi ilmiahnya, Sekjen Kementerian Desa, PDTT, Anwar Sanusi mengajak Unismuh Makassar untuk memberi perhatian pada pembangunan perekonomian desa.

Pasalnya, melalui perhatian besar terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru di desa.

“Melalui sinergi bersama antara perangkat desa dan masyarakat, dengan mengeksplorasi potensi desa serta melakukan inovasi digital di desa secara maksimal,” kata Anwar Sanusi, Ph.D, pada Wisuda ke-56 Unismuh Makassar, Sabtu (27/7/2019).

Orasi tersebut bertema “Peluang dan Tantangan Bagi Alumni Perguruan Tinggi Membangun Indonesia dari Desa”.

Anwar Sanusi menjelaskan, saat ini peran perguruan tinggi dalam membangun desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi terbuka luas.

“Perguruan tinggi dapat melakukan pelatihan sumber daya alam, pembangunan mikro hidro dan biogas,” katanya.

Dalam pengembangan sumber daya manusia, perguruan tinggi dapat menyelenggarakan KKN Tematik, pelatihan kewirausahaan berbasis digital, pengembangan E-learning, serta pelatihan Bumdes.

“Dalam rangka mendukung pengelolaan dan pengawasan dana desa, perguruan tinggi dapat melakukan pendampingan dana desa dalam sistem transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa berbasis digital,” tegasnya.

Menurut Anwar, perguruan tinggi dapat juga melakukan sosialisasi prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, memfasilitasi pelatihan perencanan keuangan desa, serta sistem keuangan desa.

Para alumni perguruan tinggi dapat mengimplementasikan ilmunya, sesuai dengan studi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas dan daya saing masyarakat desa,” ungkapnya.

Perlu diketahui, ajakan Sekjen Kementerian Desa PDTT tersebut perlu ditindaklanjuti dengan menjalin  kerjasama antara kampus-kampus yang ada di Indonesia dengan kementerian terkait. Misalnya, setiap kali melaksanakan PKL, bisa disinergikan dengan program di kementerian yang berhubungan dengan pembangunan desa dan masyarakat desa.

Turut hadir dalam wisuda, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haidar Nashir, Kepala LLDIKTI IX Sulawesi, Jasruddin, Ketua BPH Unismuh Makassar, Syaiful Saleh.

Tanda Tangan Kerjasama
Acara tersebut juga ditandai dengan penandatanganan 8 kerjasama dengan instansi pemerintah dan swasta.

Penandatangan kerjasama dilakukan Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr H Abd Rahman Rahim, SE, MM dengan pimpinan lembaga tersebut.

Saat penandatangan disaksikan Ketua PP Muhammadiyah, Haidar Nashir.

Kedelapan instansi tersebut yakni, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Pemerintah Kota Makassar.

Pemerintah Kabupaten Wajo, Amil Zakat Nunukan, Ikatan Saudagar Muslim se Indonesi Sulsel, Bank Syariah Mandiri, Bank Syariah BNI, Ujas Tour.

Wisudake-68 ini diikuti 743 alumni menyebar pada 31 prodi dengan rata-rata IPK 3,45.(Esa)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password