Pentingnya Riset di Bidang Energi

Kabarjitu/eva

JAKARTA (kabarjitu): Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) diharapkan bisa meningkatkan riset yang sangat penting bagi bangsa, baik itu di bidang kesehatan, pangan dan energi. Khusus bidang energi, ke depannya riset harus dikembangkan untuk melanjutkan pembangunan reaktor nuklir yang digunakan untuk riset.

“Riset di bidang energi harus segera dilakukan karena Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan energi fosil saja. Kita harus mampu menghadirkan iptek nuklir dalam pambangunan nasional secara nyata demi kemajuan bangsa,” kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir usai melantik Anhar Riza Antariksawan sebagai Kepala Batan menggantikan Djarot Sulistio Wisnubroto yang masa jabatannya habis pada Desember 2018 di Jakarta, Jumat (28/06/2019).

Dia menjelaskan, wilayah Indonesia memang sangat luas, terkandung sumber daya alam dan potensi enegi yang berlimpah. Beberapa di antaranya, seperti air, angin, tata surya dan sampah dapat dikembangkan menjadi energi terbarukan menggantikan energi fosil yang terus menyusut persediaanya.

“Sayangnya, penggunaan energi terbarukan di Indonesia masih sangat rendah. Sehingga diperlukan peningkatan dalam kegiatan studi dan penelitian yang berkaitan dengan semua jenis sumber daya energi terbarukan secara menyeluruh,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mengusulkan kepada Presiden, terkait anggaran pembangunan reaktor daya listrik. Anggarannya harus dipastikan ada, karena pembangunannya tidak cukup dalam waktu satu hingga dua tahun. Pengembangan teknologi pembangkit listrik dipandang penting mengingat listrik memiliki peran krusial dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kami segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membicarakan pembangunan reaktor daya eksperimental yang digunakan untuk penelitian itu. Sehingga Indonesa mandiri bisa dalam teknologi pembangkit listrik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Batan, Anhar Riza Antariksawan, menyatakan akan berupaya mewujudkan apa yang diinginkan oleh Menristekdikti. Diantaranya, mewujudkan iptek nuklir untuk memajukan teknologi di Indonesia berbasis nuklir. Sehingga nuklir bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami harus bisa melanjutkan pembangunan reaktor daya untuk eksperimen tersebut. Sehingga nuklir tidak lagi menjadi hal yang menakutkan bagi masyarakat. Apalagi, kami mempunyai komitmen yang tinggi terhadap keamanan nuklir dan tidak semua negara mengerti tentang keamanan nuklir,” pungkasnya. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password