Pendidik di Indonesia Harus Kreatif

Kabarjitu/eva

 

 

JAKARTA (kabarjitu): Proses pendidikan di Indonesia saat ini dianggap belum mampu memunculkan kreativitas bagi peserta didik. Hal itu karena sejumlah guru di Indonesia hanya sedikit yang memiliki profesionalisme. Banyaknya orang yang menjadi guru hanya untuk bekerja, bukan manjadi tenaga pendidik.

“Seharusnya pendidikan di Indonesia dibuat lebih menggairahkan. Sehingga pendidik dapat memotivasi dan memunculkan kreativitas dengan menggunakan metode dan strategi yang variatif,” kata Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Arief Rachman kepada kabarjitu.com disela-sela diskusi bertema “Mengukuhkan Kebangsaan yang Berperadaban: Menuju Cita-cita Nasional Dengan Paradigma Pancasila”, di Jakarta, Jumat (17/05/2019).

Menurutnya, ada beberapa aspek yang harus dimiliki oleh tenaga pendidik untuk mencapai profesionalisme yang baik. Diantaranya, kebiasaan, ilmu pengetahuan, keterampilan, nilai, etika dan sikap. Semuanya harus berkesinambungan agar pendidik dapat memberi teladan pada peserta didiknya.

Sebelumnya, Ketua Umum Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo menyatakan dunia pendidikan
itu merupakan benih harapan bangsa. Bila masyarakat dilanda kekisruhan dan tak tahu cara menyelesaikannya, maka pendidikan yang dipakai untuk menyelesaikan.

“Pendidikan yang diperlukan untuk memenuhi tantangan zaman berlandaskan paradigma Pancasila adalah dunia pendidikan yang mampu mengembangkan manusia yang berkarakter, kreatif, dengan kemampuan dan kepemimpinan dalam rangka mengupayakan kebaikan hidup bersama,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Pontjo, proses pendidikan harus mampu mengembangkan kreativitas berbasis keragaman, kecerdasan insani. Semua itu harus dilakukan dengan panduan nilai yang dapat menjaga keselarasan dan keistimewaan. Sehingga menjadikan pribadi yang berakhlak mulia.

“Oleh sebab itu, kami berharap usaha pendidikan yang ada di Indonesia bisa mewujudkan manusia yang kreatif, dengan daya kritis, daya imajinasi, daya cipta, daya inovasi, dan daya konstruktif, yang dapat merespon berbagai tantangan zaman. Sehingga potensi sumberdaya negeri kita yang kaya ini bisa menjadi nilai tambah untuk meningkatkan kemakmuran bangsa,” tegas Pontjo. eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password