Sang Ratu Adil pun Segera Muncul Tahun ini

istimewa

By Syarif Hidayatullah

NOTONOGoro, jelas memang ramalan Joyoboyo itu. Notonogoro itu artinya menoto negoro, menata negara, yakni mengelola negara.

Siapa yang mengelola negara? Sudah termaktub dalam kata Noton opogoro. Berdasarkan urutan kacang pengelola negara, presiden pertama RI adalah SoekarNO. Kedua, SoeharTO, dan Ketiga, YudhoyoNO.

Lantas, bagaimana dengan BJ Habibi, Gus Dur, dan Megawati? Ketiga presiden ini lahir karena masa transisi. Peralihan dari masa Orde Baru ke masa Reformasi. Usia jabatan ketiganya pun tidak sempurna (5 tahun).

Setelah ketiga presiden itu, barulah lahir presiden yang sesungguhnya. Yakni, presiden yang kembali menjabat 5 tahun. Susilo Hambang YudhoyoNO.

Setelah Yudhoyono, siapakah presiden selanjutnya yang memiliki nama akhiran GO..? Tidak ada. GO tidak berdiri sendiri. GO tersambung dengan RO, menjadi GORO. Artinya Goro-goro, alias gara-gara alias masa dimana dipimpin oleh seseorang yang membuat gara-gara. Karena dialah, rakyat terbelah. Terjadi dua kubu.

Apakah di masa ini rakyat merasakan adanya goro-goro? Jika melihat beredarnya informasi, baik di media mainstream maupun media sosial, memang cukup terasa.

Bahkan sudah terjadi “Perang Bubat” antara dua kubu. Netizen sendiri yang kemudian menamakan kubunya, yakni kubu Cebong dan Kampret.

Ini, kondisi dan situasi yang tidak pernah terjadi selama masa Orde Lama sampai Orde Baru. Bahkan di masa transisi sekalipun, yakni di masa BJ Habibi, Gus Dur, dan Megawati. Termasuk di masa stabil, SB Yudhoyono.

Joyoboyo, dalam ramalan berikutnya menyatakan, setelah masa goro-goro, akan hadir seorang pemimpin adil. Dialah sang Ratu Adil. Yakni, pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat mayoritas. Rakyat bahu membahu menjadikan seorang pemimpin yang sesuai kriteria sebagai Ratu Adil.

Siapakah Sang Ratu Adil itu? Apakah Prabowo, yang menjadi kontestan dalam Pilpres 2019 ini?

Prabowo yang bersanding dengan Sandiaga Uno memang pasangan yang DISAMBUT hangat oleh rakyat banyak. Lihat saja, bagaimana rakyat berbondong-bondong, bergelombang bak tsunami, memenuhi setiap kampanye yang digelar Prabowo-Sandi.

Kini, pasca Pesta Demokrasi Pilpres digelar, sudah tampak siapa yang bakal menjadi pemenangnya. Walaupun kedua kubu sama-sama mengklaim kemenangan.

Kubu 01, Paslon Jokowi-Maruf mengklaim menang karena ada Quick Count. Sedangkan kubu 02, Paslon Prabowo-Sandi mengklaim menang karena Real Count internal BPN.

Tinggal wasit (KPU) yang akan menetapkan, siapa pemenangnya. Jika wasit tak adil, maka yang akan terjadi adalah kengerian. Tidak tertutup kemungkinan, masa goro-goro itu masih berlanjut. Dikhawatirkan akan berkembang ke konflik horizontal.

Saat ini, rakyat tentu berharap kebesaran hati para elit. Kejujuran para penggeden negara menjadi kuncinya. Semoga saja, Pilpres ini berakhir dengan happy ending.

Wallahu’alam

Joyoboyo, dalam ramalan berikutnya menyatakan, setelah masa goro-goro, akan hadir seorang pemimpin adil. Dialah sang Ratu Adil. Yakni, pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat mayoritas. Rakyat bahu membahu menjadikan seorang pemimpin yang sesuai kriteria sebagai Ratu Adil.

 

*) Penulis adalah wartawan senior.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password