Kolaborasi Kejahatan Lembaga Survei dan KPU Dibongkar Akal Sehat

kreasi kabarjitu

 

 

By Syarif Hidayatullah*

KABARNYA, per-Jumat (19/4/2019), Indonesia Menang dipastikan benar-benar menang. Data dari form C1 yang masuk ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah sampai 91%. Dan, yang paling menggembirakan, lebih dari 60% di antaranya adalah suara untuk Prabowo-Sandi.

Kabar manis itu diperkuat cuitan akun Pius Lustrilanang @Lustrilanang: “Bersyukur BPN punya direktorat saksi yg handal, yg dipimpin oleh kader muda terbaik dan terpercaya, sehingga C1 lengkap terkumpul sebagai alat utk mencegah segala bentuk kecurangan. Semua data tersimpan rapi di direktorat saksi. Tanpa dukungan data, klaim kemenangan tdk berguna.”

Ini semakin menguatkan, betapa Quick Count (QC) yang dibuat para pelacur data survei dan ditayangkan di media tivu-tivu nasional, adalah Pembohongan dan Pembodohan Rakyat.

Mereka sengaja melakukannya, agar kecurangan yang sudah disetting menjadi legal. Harapannya, supaya rakyat “Nrimo begitu saja” apa yang nanti akan diumumkan KPU. Padahal sesungguhnya, mereka telah memantik api kemarahan rakyat yang ingin perubahan.

Mereka benar-benar Dungu, seperti gelar yang diberikan Rocky Gerung. Karena mereka tak mau melihat fakta sebagai nilai-nilai kebenaran. Settingan kecurangan yang sejak awal dilakukan tim petahana, sesungguhnya sudah dipatahkan oleh rakyat sendiri.

Lihat saja, bagaimana sambutan rakyat terhadap kampanye Paslon 02? Jauh bak langit dan bumi dibanding 01. Ribuan rakyat ‘berakal sehat’ membanjiri setiap kampanye 02. Tapi, bagaimana dengan kampanye 01? Tim harus berjibaku dengan amplop dan nasbung, walaupun di sana ada bokong yang bergoyang-goyang di atas panggung.

Kembali ke perbuatan tak terpuji Lembaga Survei bayaran. QC yang disebar di tivu-tivu nasional pun terbongkar kedustaannya. Data-data kemenangan 02 diputarbalikkan menjadi kemenangan 01. Biadab kalian..!!

Ya.., kalian memang biadab. Faktanya, sekarang kalian tak lagi berani menampilkan data bodong QC Lembaga Survei abal-abal lagi. Juga buat kalian para pelacur data survei, kalian harus menutup lembaga kalian selama-lamanya, karena kebohongan kepada rakyat Indonesia.

Jika saja, kualitas BPN masih seperti tahun 2014, maka kalian telah membakar kemarahan rakyat. Sebab, rakyat ingin perubahan. Tak mau mengulangi kesengsaraan untuk lima tahun ke depan. Beruntung, BPN sekarang memiliki kualitas pengepul data C1 yang handal.

Tentu saja, dari seluruh rakyat yang berakal sehat juga saling bahu membahu, membongkar kedok kejahatan kalian. Memberikan bukti kemenangan rakyat Indonesia.

Aksi Tipu Oknum KPU
Buat kalian, oknum-oknum di KPU, juga wajib meletakkan ID Card kerja kalian. Kalian sengaja memasukkan data C1 (secara acak) hanya daerah-daerah atau TPS yang mayoritas memilih 01. Sehingga tampilan grafik pizza yang kalian tampilkan di web KPU dimenangkan 01.

Ini sengaja dilakukan untuk mencuci otak publik, agar data bodong QC dari lembaga survei abal-abal memiliki kesesuaian dengan data KPU. Kalian biadab…!!

Kalian juga tampaknya sengaja, membuat imbauan-imbauan kepada netizen, agar membuay tagar-tagar, seolah server KPU dihack. Padahal, itu kejahatan yang sengaja kalian lakukan.

Sudah banyak fakta kebohongan dan kebodohan yang kalian lakukan, terbongkar oleh publik. Berhentilah, kembalilah ke format yang sesuai dengan kebenaran. Rakyat butuh kebenaran..!!

Khawatir, jika kebenaran yang dibutuhkan rakyat itu tak kalian penuhi, bara api kemarahan akan menjelma menjadi aksi revolusi sosial. Jangan sampai ini terjadi.

Ingat.., data bodong lembaga survei abal-abal dan kejahatan input data KPU, akan dilawan oleh data valid form C1 yang dikumpulkan rakyat berakal sehat. Ini adalah “Revolusi Akal Sehat”. Wallahu’alam.

 

Ini Video salah satu bukti kejahatan oknum KPU dalam input data.

 

*) Wartawan senior

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password