Kawal Pencapaian Lumbung Pangan 2045, Barantan Perkuat Pengawasan

Kabarjitu/eva

JAKARTA (kabarjitu): Badan Karantina Pertanian memperkuat pengawasan sebagai antisipasi pelanggaran terhadap keamanan hayati yang ada di Indonesia.

 

Tujuannya untuk mengawal pencapaian lumbung pangan dunia 2045. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan yang menjadi tantangan bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil mengatakan, pihaknya merupakan salah satu institusi yang memiliki leg specialis dalam penegakkan hukum di bidang perkarantinaan. Karena itu, pihaknya terus berupaya memperkuat dan meningkatkan pengawasan.

“Untuk melakukan itu semua, kami juga berkoordinasi dengan POLRI, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan stakeholder, terkait untuk memberikan dukungan dalam pengawasan pangan khususnya di wilayah Indonesia,” katanya di Jakarta, Senin (11/02/2019).

Dia menjelaskan, data dari bidang Kepatuhan Barantan, kinerja Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) tahun 2018, dari 47 kasus yang ditangani, 20 kasus di antaranya memasuki tahap P21. Oleh sebab itu, penguatan kewasdakan ke depan akan terus ditingkatan.

“Kami memiliki 269 personil yang telah mengikuti pendidikan Intelijen untuk mendukung peran organisasi dalam pengawasan di bidang perkarantinaan,” ulasnya.

Diakuinya, peluang terjadinya pelanggaran-pelanggaran di bidang perkarantinaan pertanian dan pengawasan keamanan hayati sangat mungkin terjadi, kalau tidak ada pengawasan ketat disertai penegakan hukum yang tegas.

“Ancaman akibat kelalaian pengawasan ini sangat mengerikan, yaitu hama dan penyakit melalui media pembawa akan berisiko bagi kelestarian sumber daya alam Indonesia. Jangan salah, benih meski sedikit tapi masuk kategori high risk,” ungkapnya. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password