Ajak Masyarakat Lawan Kanker dengan Berolahraga

Kabarjitu/eva

JAKARTA (kabarjitu): Memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi mengelar kegiatan Charity Run 5K Run for Hope, di Jakarta, Minggu (10/2/2019).

Ajang olahraga lari tersebut diikuti lebih dari 2.000 peserta, baik pasien, penyintas kanker, dokter, perawat, dan karyawan, serta masyarakat umum.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat memberikan dukungan terhadap penderita kanker melalui program donasi uang pendaftaran. Seluruh donasi yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung upaya pencegahan kanker di Indonesia melalui yayasan atau lembaga kanker yang menjadi rekanan kami,” kata CEO rumah sakit tersebut, Susilawati Arifin Bolang kepada kabarjitu.com di sela kegiatan.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut didedikasikan untuk pasien dan penyintas kanker di Indonesia. Karena kanker hingga saat ini merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Apalagi, data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 18,1 juta kasus kanker baru dan 9,6 juta kematian terjadi pada tahun 2018.

“Dengan bergandengan tangan bersama melawan kanker lewat aksi dan pelayanan kesehatan serta edukasi berkelanjutan, kami berharap dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan kanker dan mengobarkan semangat bagi para pejuang kanker di Indonesia agar tetap menjalani hidup sehat dan produktif,” ujarnya.

Menurutmya, kematian akibat kanker lanjut dr Susilawati sebenarnya dapat dikurangi dan dikendalikan, apabila kasus terdeteksi dini dan segera mendapatkan pengobatan. Pada kaum perempuan, kanker didominasi oleh jenis kanker payudara dan serviks (leher rahim). Sementara pada kaum laki-laki, kanker didominasi oleh kanker paru dan kolorektal.

“Sebagai salah satu rumah sakit kanker terlengkap di Indonesia, kami hadir dengan fasilitas canggih untuk pengobatan kanker. Teknologi radioterapi, PET-CT (Positron Emission Tomography/Computed Tomography) Scan yang dalam bidang onkologi digunakan untuk diagnostik, mencari penyebaran keganasan, mendeteksi kekambuhan, dan evaluasi respon terapi kanker, LINAC (Linear Accelerator) yang memanfaatkan partikel subatomik bergerak cepat untuk pengobatan kanker, hingga metode terapi kanker secara holistik,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eni Gustina menambahkan, peran dari berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran tentang penyakit kanker sangat dibutuhkan, termasuk peranan dari lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga rumah sakit.

“Kami menyambut baik aktivitas seperti ini karena sekaligus menggalakan kesadaran masyarakat, agar masyarakat sadar terhadap kanker. Sekaligus membangun kebiasaan melakukan aktivitas fisik dan olahraga,” ucap Eni. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password