OTS Kembali Memberikan Peluang Beasiswa

Kabarjitu/eva

 

JAKARTA (kabarjitu): Nuffic Neso Indonesia kembali membuka pendaftaran Orange Tulip Scholarship (OTS) untuk tahun akademik 2019 – 2020. Pendaftaran sudah dibuka dengan tengat waktu yang bervariasi, antara 1 Januari sampai 1 Mei 2019.

 

Kali ini, ada 65 program beasiswa yang bisa dipilih pelajar Indonesia dengan total nilai Euro700.000.

“Karena program beasiswa ini tidak mendanai penuh biaya pendidikan di universitas yang dipilih. Sehingga jumlah beasiswa yang ditawarkan dari setiap perguruan tinggi berbeda-beda,” kata Coordinator Education Promotion Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari di Jakarta, Sabtu (12/01/2019).

Secara umum, lanjut Inty, penerima beasiswa akan mendapatkan potongan mulai dari 30 persen hingga 100 persen biaya studi atau tanggungan biaya hidup per bulan. Sisa biaya pendidikan bisa didapat dari dana pribadi atau sponsor lainnya.

“Nominal beasiswa telah dituliskan secara rinci di dalam skema per universitas. Skema beasiswa ini juga menjelaskan secara rinci nominal yang akan diperoleh penerima beasiswa,” ujarnya.

Dijelaskan, program beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kesempatan bagi para pelajar unggul di Indonesia yang berminat mengikuti studi di Belanda. Adapun jenjang pendidikan yang disediakan, di antaranya sarjana (bachelor) dan pascasarjana (master)

“Untuk mendapatkan beasiswa itu, secara umum persyaratan yang diperlukan untuk di antaranya bukti pendaftaran program studi atau surat penerimaan dari institusi pendidikan yang ada dalam skema program beasiswa tersebut,” paparnya.

Adapun program studi yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari ekonomi, bisnis, medical sciences, arts, komunikasi, dan internasional. Sedang universitas yang berpartisipasi dalam program ini di antaranya adalah University of Amsterdam dan QS World University Rankings.

Belanda merupakan salah satu negara yang paling diminati pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu. Apalagi, Belanda punya beragam program studi berbahasa Inggris. Setiap tahun, rata-rata 1.500 mahasiswa Indonesia berangkat ke sana dengan beragam beasiswa,” tutup Inty. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password