Mirip K-Pop, Tari Glipang Probolinggo Dipelajari Siswa Korea

Kabarjitu/ari

SURABAYA (kabarjitu) : Para siswa pertukaran pelajar dari Daejeo Middle/High School Busan Metropolitan City, Korea Selatan meminati tari Glipang asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

 

Tari Glipang adalah tari tradisional yang memiliki daya tarik sendiri. Selain gerak tarinya yang sangat sederhana, tarian ini terbilang unik. Bentuk tarian yang mirip dengan Tari Topeng Dalang dari Madura.

Para siswa Korsel yang setara SMP ini, memilih mempelajari Tari Glipang dalam rangkaian kegiatan sekolah persaudaraan mereka di SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma)

Oh Jua (14) siswa kelas delapan asal Korea mengungkapkan, Tari Glipang ini mirip dengan tari K-pop, tari asal korea yang sangat energik.

“Kalau K-pop sangat menarik, lantaran gerakanya yang sangat energik dan harus kompak, karena bermain secara bersama-sama. Kalau Tari Glipang ini gerakanya lebih energik lagi dan lebih susah gerakanya, kalau dimainkan secara bersama-sama,” aku Oh Jua, Kamis (24/1/2019).

Ia mengaku sangat tertarik dengan berbagai macam budaya di Indonesia. Apalagi, jika budaya tersebut hampir mirip dengan yang ada di negaranya. Seperti halnya Tari Glipang yang mirip dengan tari di Korea.

Taliyah (13), siswa SMPM 5 Pucang Surabaya yang pernah mengunjungi Korea untuk pertukaran pelajar. “Kegiatan kami mengunjungi negara satu sama lain sangat menarik, karena menambah wawasan dan interaksi dengan latar belakang budaya yang berbeda,” katanya.

Banyak orang asing yang juga ingin belajar budaya Indonesia. “Malu kalau saya nggak tahu budaya Indonesia, makanya kalau ada pertukaran budaya begini, saya jadi belajar budaya tradisional yang tidak saya ketahui sebelumnya,” ungkapnya.

Miftakul Choir, guru seni SMPM 5 Pucang Surabaya mengungkapkan, kegiatan pertukaran budaya ini dilakukan selama sembilan hari. Mulai dari belajar bela diri, tarian, musik, bahasa hingga mainan, dan makanan tradisional.

“Saat kami kenalkan budaya Tari Glipang, mereka sangat antusias sekali. Sebab, gerakannya sangat variatif dan energik. Hampir mirip dengan tari K-Pop,” tuturnya.

Selain itu, Tari Glipang dipilih karena tarianya sangat rancak. Sehingga cocok dengan budaya masyarakat Korea yang mengutamakan kecepatan dalam bergerak.
“Jadi, anak-anak ini diajari komposisi gerakan Tari Glipang, bentuk tarian hingga sejarahnya,”urainya.

Ia berharap dengan belajar Tari Glipang, para pelajar Indonesia-Korea telah belajar sejarah Tarian Asia dan Jawa yang di dalamnya terkandung makna kesatuan satu benua (Asia) dari sisi budaya tarian. Semoga dengan saling tukar budaya kita bangsa Indonesia tidak sampai kehilangan identitas bangsa. (ari)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password