Mentan Beberkan Peningkatan Ekspor Pertanian

Kabarjitu/eva

JAKARTA (kabarjitu): Kementerian Pertanian memamerkan kinerjanya selama 4 tahun terakhir. Salah satunya peningkatan ekspor sejumlah produk pertanian yang tumbuh 29,7 persen.

 

Pada tahun 2016, ekspor produk pertanian senilai Rp384,9 triliun naik menjadi Rp499,3 triliun pada 2018. Adapun total nilai ekspor selama 2015-2018 mencapai Rp1.764 triliun.

“Komoditas yang mengalami peningkatan ekspor adalah sawit, yakni naik 22,5 persen. Sedangkan karet meningkat 21,3 persen, dan kopi sebesar 28,6 persen,” kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman kepada kabarjitu.com usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian 2019, di Jakarta, Senin (14/01/2019).

Menurut Amran, meningkatnya ekspor pangan dan produksi komoditas pertanian akan menjadi fokus kementeriannya di tahun 2019 ini. Upaya yang akan terus dikembangkan adalah pemanfaatan lahan rawa, peningkatan komoditas sapi dari Upaya Khusus Sapi Wajib Bunting (Upsus Siwab).

“Kami memiliki potensi lahan 10 juta hektare (ha) yang bisa dimanfaatkan. Selain itu, program bagi-bagi ayam gratis ke desa-desa juga diharapkan bisa meningkatkan peternakan Indonesia. Dan, program Upsus Siwab yang kami canangkan juga bisa menghasilkan 2,7 juta ekor sapi yang bisa dinikmati,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo menyatakan, pemberdayaan sektor pertanian sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan begitu, daya beli masyarakat desa juga ikut terdorong.

“Dengan perkiraan masyarakat desa sekitar 150 juta orang, diharapkan bisa memperoleh pendapatan Rp300 triliun dalam satu bulan. Sehingga daya beli petani naik dan kesejahteraan petani semakin meningkat. Sehingga menurunnya jumlah penduduk miskin di pedesaan sebanyak 10,87 persen,” katanya. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password