Lafadz Lillaah Muncul pada Sandi, Kenapa Tidak di Kyai Ma’ruf?

kreasi kabarjitu

JAKARTA (kabarjitu): Tanpa disadari oleh Sandiaga Uno, di dahi kanannya muncul urat nadi membentuk tulisan arab. Tonjolan urat itu tidak membentuk tulisan Allah (الله) seperti yang diberitakan berbagai media, melainkan tulisan lillaah (لله).

_______

Jika diperhatikan lebih dekat, dalam tonjolan urat nadi itu tidak ada yang membentuk alif (ا). Tapi langsung ke huruf lam, sehingga terbaca lillaah. Jika ada harakatnya, maka bisa dibaca lillaahi (ِلِلّٰه). Artinya, milik Allah.

Coba perhatikan kalimat dalam surat Alfaatihah. Setelah basmalah, tertulis kalimat Alhamdu-lillaah (الحمدلله). Artinya, “segala puji hanya milik Allah”. Ada kata lillaah yang artinya milik Allah.

Lalu, apakah tulisan lillaahi yang terbentuk dari urat nadi di dahi Sandiaga Uno itu memiliki makna?

Tinjauan Medis
Sebuah website nasional mencoba mengungkapkan arti tonjolan urat nadi itu dari sisi medis.

Media online ini menulis, terlepas dari berbagai persepsi yang muncul, munculnya tonjolan pembuluh darah saat atau sesudah olahraga adalah hal yang normal.

Untuk memahami hal itu, perlu diketahui bahwa ada dua jenis pembuluh darah, yakni vena dan arteri. Arteri menyalurkan darah yang dipompa dari jantung ke seluruh tubuh, sedangkan vena merupakan jalur sebaliknya yakni membawa darah dari seluruh tubuh untuk kembali ke jantung.

Vena memiliki dinding yang lebih tipis dan mudah melebar dibanding arteri. Sementara, jantung memompa darah lebih cepat saat olahraga.

“Aluran vena lebih lambat daripada arteri, menyebabkan back up darah di vena sehingga tekanannya meningkat,” kata Doug McGuff, MD, penulis Body By Science, dikutip dari Menshealth.

Peningkatan tekanan pada vena tersebut menyebabkan pembuluh darah di bagian tertentu tampak lebih menonjol saat olahraga.

Jenis dan intensitas olahraga yang dilakukan juga berpengaruh pada seberapa jelas tonjolan pembuluh darah akan terlihat. Sebagai contoh, tonjolan akan lebih jelas ketika angkat beban dibanding saat jalan-jalan atau jogging ringan. Mengapa?

“Otot yang membesar menekan vena ke permukaan,” kata Spencer Nadolsky, penulis The Fat Loss Prescription.

“Otot Anda membesar saat olahraga dan menekan vena lebih dekat ke permukaan kulit, sehingga lebih kelihatan,” lanjutnya.(detik)

Makna Ilahiyah
Kejadian munculnya lafadz Allah atau Lillah sudah seringkali terjadi. Mulai dari kulit ikan, daun, kerumunan semut, madu, dan lain-lain yang terekspose di media sosial maupun media mainstream.

Perhatikan firman Allah berikut ini; “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quraan itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (QS. Fushshilat: 53)

Memang, di dalam ayat itu tidak secara spesifik menyebut bahwa tanda dimaksud dalam bentuk tulisan lafadz Allah atau Lillaah. Tapi tanda-tanda secara general, yakni semua tanda kekuasaan Allah.

Tapi coba perhatikan lagi firman tersebut. Yakni ada kalimat “dan pada diri mereka sendiri”. Artinya, muncul pada diri manusia.

Kejadian munculnya lafadz Allah atau Lillaah juga pernah terjadi saat digelar aksi Bela Islam 411 pada Jumat, 4 November 2016.

Bahkan, melalui akun Twitternya, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, meretweet foto awan berlafadz Allah tersebut.

Tampak pada foto tersebut, gumpalan awan di langit berwarna putih dan abu-abu. Jika diperhatikan dengan seksama, pada awan yang lebih gelap, terlihat ada guratan putih yang membentuk lafadz Allah.

Tak hanya diretweet oleh Gibran, foto fenomena tersebut juga banyak diposting oleh netizen di media sosial.

Bahkan, Ustaz Muhammad Arifin Ilham juga membenarkan mengenai fenomena tersebut.

Melalui akun Facebooknya, K.H. Muhammad Arifin Ilham, pimpinan Masjid Az Zikra itu mengatakan kalau fenomena itu merupakan sambutan dari Allah.

“Allah pun menyambut hamba hamba pembela KalamNya dg lafadz Allah jelas sekali dilangit yg disambut gemuruh zikir tahlil, suasanapun terasa sangat bahagia dan bersyukur,” katanya, Sabtu (5/11/2016) dini hari.

Tak hanya itu, ia juga memposting foto tersebut di laman komentar.

“MasyaAllah abang bersama para ikhwah tercinta menjadi saksi lafadz Allah tampak, insyaAllah bermakna harakah da’wah dan kesabaran kita diberkahi Allah….aamiin.,” katanya.

Jika dikaitkan munculnya lafadz Lillaahi di dahi Sandiaga Uni dengan tahun Pesta Demokrasi Pilpres, kenapa tanda itu tidak muncul di wajah KH Ma’ruf Amin. Bukankah secara keagamaan, Kyau Ma’ruf jauh lebih alim dibanding Sandiaga Uno? Bahkan, dari sisi ubudiyah (ibadah), Kyai Ma’ruf tentu lebih maksimal.

Tapi, fakta yang tampak di mata berbeda. Justru, hal aneh terjadi terhadap Kyai Ma’ruf saat melepaskan burung pada acara deklarasi damai. Burung yang dilepas Kyai Ma’ruf tidak mau terbang alias nyungseb. Padahal burung yang lain terbang.

Mencermati tanda-tanda itu, baik munculnya lafadz Lillaahi di dahi Sandiaga Uno maupun nyungsebnya burung Kyai Ma’ruf, tentu memiliki makna tersembunyi. Makna yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya. Tinggal bagaimana si hamba menafsirkan makna tersebut.

Yang pasti, kedua tanda yang dialami kedua orang Cawapres ini berbeda dan bertolak punggung. Tanda yang dialami Kyai Ma’ruf berkonotasi negatif, sedangkan tanda yang terjadi pada Sandiaga Uno berkonotasi positif.(sht)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password