Dugaan Asusila, Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Dipecat

Kabarjitu/eva

JAKARTA (kabarjitu): Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) sudah membentuk Tim Panel, terkait dugaan pelecehan seks yang dilakukan SAB, anggota Dewan Pengawas Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

 

Tim Panel dibentuk sebagai tindaklanjut laporan pengaduan pada 26 Desember 2018 lalu. SAB diduga melakukan pelecehan seksual terhadap stafnya berinisial RA. Usai dilaporkan ke pihak berwajib, SAB pun memutuskan mundur dari jabatanya.

“Tim Panel yang dibentuk sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif bagi Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direksi BPJS. Proses Kerja tim tersebut telah dilakukan dengan memanggil pelapor, terlapor, dan para saksi,” kata Plt. Ketua(DJSN), Andi Zainal Abidin Dulung kepada kabarjitu.com di Jakarta, Sabtu (19/01/2019).

Dia menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan pengaduan tersebut. Karena itu, SAB sudah resmi diberhentikan secara hormat oleh presiden. Pemberhentiaan SAB, setelah Presiden Jokowi menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) pada 17 Januari 2019.

“Setelah kami mengeluarkan surat rekomendasi tertanggal 31 Desember 2018 kepada presiden untuk pemberhentian saudara SAB berdasarkan surat permohonan pengunduran diri yang telah diajukan. Presiden pun telah mengeluarkan Keppres No. 12 Tahun 2019 tentang Pemberhentian dengan Hormat anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan atas nama SAB,” terangnya.

Menurutnya, melalui pemberhentian itu, presiden juga mengapresiasi kontribusi SAB yang telah mengabdi puluhan tahun di BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami pun mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang secara cepat menandatangani Keppres tersebut,” tegasnya.

Dengan adanya Surat Keputusan Presiden tersebut, tambahnya, proses Tim Panel dihentikan dan pihak akan mengusulkan pada presiden, untuk membentuk panitia seleksi guna pengisian jabatan anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan yang kosong.

“Secepatnya jabatan yang kosong itu harus diisi dengan calon pengganti antarwaktu dewan pengawas sebelum ditetapkan anggota dewan pengawas yang baru,” pungkasnya. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password