Akhlak Mulia, Walaupun Rival, Sandi Tetap Ciumi Tangan Kyai Ma’ruf Amin

istimewa

 

JAKARTA (kabarjitu): Debat perdana Capres-Cawapres 2019 dimulai. Ada satu point yang cukup menarik dari materi debat, yakni closhing statement dari kedua paslon.

 

Dalam sesi ini, paslon 01 mengeluarkan statement yang cenderung menyinggung-nyinggung masa lalu. “Kami tidak punya beban masa lalu. Kami bekerja tanpa beban,” kata Jokowi.

Jokowi juga menyatakan, pihaknya sama sekali tidak terbebani oleh pelanggaran hukum terkait korupsi. “Kami tidak tersandera korupsi,” aku Jokowi.

Dengan bangganya, Jokowi juga mengatakan, pihaknya sudah tahu problematika bangsa. Sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan, bisa lebih mudah.

Namun, dalam closhing statement itu, Jokowi tidak menyampaikan apresiasi kepada paslon 02. Sebagaimana yang diminta oleh moderator. Walaupun masih tersisa waktu sekitar 30 detik dari waktu 2 menit yang diberikan moderator.

Sementara paslon 02, Prabowo menyatakan, pihaknya akan memperkuat hukum, agar keadilan benar-benar bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Kita akan perkuat hakim, jaksa, dan polisi. Supaya tidak tergiur korupsi dan suap, harus ditingkatkan kesejahteraannya. Kita harus berani melakukan terobosan-terobosan,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, negara yang kuat dan maju adalah negara yang kuat di bidang hukum. “Penegakan hukum harus diutamakan,” ujar Prabowo.

Usai debat ditutup moderator, kedua paslon saling bersalaman dan cipika cipiki. Bahkan yang paling menarik, sikap Sandiaga Uno yang begitu takzim kepada Kyai Ma’ruf Amin. Walaupun dalam moment yang bersifat rivalitas.

Dengan menunduk, Sandiaga Uno mencium tangan Kyai Ma’ruf beberapa kali, sebagaimana layaknya seorang santri mencium tangan guru. Sikap yang luar biasa ditunjukkan Sandi di depan ratusan juta publik Indonesia.(sht)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password