Terciduk, Ketua GP Ansor Jepara Diduga Becek-becekan Sama Istri Orang

istimewa

SEMARANG (kabarjitu): Tak disangka, tak dikira. Aksi garap menggarap istri orang juga dilakukan seorang yang dikenal sebagai kyai haji. Malah, kedua pasangan haram itu pun tertangkap basah, usai main becek-becekan di kamar hotel.

_____

Bahkan, si kyai itu menjabat Ketua GP Ansor Kabupaten Jepara. Namanya, Syamsul Anwar. Berdasarkan informasi yang dikutip dari suaranasional.com, aksi kuda-kudaan itu diduga dilakukan Syamsul bersama Eny Sakdiyah, seorang wanita bersuami.

Dugaan perselingkuhan ini diketahui langsung oleh suami Eny Sakdiyah sendiri yang bernisial MAA. Keduanya tertangkap basah saat bermain becek-becekan di Hotel Grand Edge, Jalan Sultan Agung Semarang, pada Kamis (8/11/2018).

Dalam keterangannya, MAA mengungkapkan, aksi tangkap basah kasus perselingkuhan istrinya dengan Syamsul itu berawal ketika Eny Sakdiyah pergi dari rumah sekitar pukul 09.30 WIB.

Ketika itu, Eny menggunakan kendaraan pribadi. Melihat gelagat yang mencurigakan, MAA yang berprofesi pengacara ini membuntutinya secara diam-diam.

Kecurigaan itu pun terbukti. Istrinya, Eny Sakdiyah pergi ke rumah KH Syamsul Anwar. Lalu mobilnya ditinggal di rumah itu. “Kemudian terlihat, Eny Sakdiyah bersama Syamsul masuk ke satu mobil. Keduanya berangkat menuju Semarang. Sekitar jam 12.00 WIB keduanya masuk ke Hotel Grand EDGE Jalan Sultan Agung,” kata MAA bercerita, Senin (3/12/2018).

Tak lama setelah masuk hotel, kedua pasangan kumpul kebo ini kembali masuk mobil. Mereka berputar-putar di Kota Semarang sampai keduanya mampir ke ATM Mandiri di dekat Hotel Grand Candi.

“Setelah dari ATM, mereka balik lagi ke Hotel Grand EDGE. Saya buntuti terus sampai ke parkiran pukul 13.30 WIB. Saya menunggu di sana sampai jam 22.00 WIB. Pada pukul 15.00 WIB, Syamsul sempat keluar sendirian. Jam 18.30, dia kembali lagi ke hotel,” paparnya.

Pada pukul 20.00 WIB, MAA pergi menuju kantor Polrestabes Semarang untuk melaporkan kasus dugaan perselingkuhan tersebut.

Dia berharap agar bisa masuk ke kamar hotel untuk menangkap basah. “Tapi karena saya tidak membawa surat nikah, maka saya tidak diberi kuasa untuk masuk kamar hotel,” paparnya.

Baru dua menit di parkiran, Syamsul Anwar dan Eny Sakdiyah keluar dari hotel. “Saya hadang, mereka. Lalu saya mintai keterangan. Waktu itu, Syamsul mengaku bersedia bertanggungjawab,” katanya.(sht)

 

Sumber: suaranasional.com

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password