Offside! Ketua Terpilih PKC PMII Jatim Arogan

Kabarjitu/ari

 

SURABAYA (kabarjitu) : Sikap arogansi Abdul Ghoni sebagai ketua terpilih (Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur mengundang polemik di kalangan kaum pergerakan.

Pada dasarnya, sifat arogansinya dia tunjukkan secara terbuka dan tergesa-gesa, tanpa melihat kondisi internal yang masih amburadul.

Sulton Arifin selaku Ketua PC PMII Surabaya menyayangkan sikap Ghoni yang arogan. “Sebagai ketua terpilih PKC PMII Jawa Timur, Ghoni terlalu aktif dalam kancah politik. Khususnya dalam menyiapkan tokoh pemuda untuk maju di PILWALI Surabaya,” kata Sulton di Surabaya, Senin (24/12/2018).

Menurut Sulton, sifat arogansi Ghoni tersebut tanpa dasar. Pasalnya, ajang Pilwali Surabaya masih lama, yakni sekitar 2 tahun. Padahal, dalam 2 tahun ke depan, konstelasi politik akan berubah. “Jadi, itu sikap yang optimisme tanpa dasar yang di buat oleh ketua PKC,” ujarnya.

Sulton mengatakan, alangkah baiknya jika Ghoni kembali melihat internal PMII Jatim. Apalagi, seusai ia terpilih pada Oktober lalu, sampai hari ini susunan formaturnya belum kunjung selesai. “Belum lagi berbicara pelantikan dan sebagainya yang menjadi kewajiban organisasi. Terlebih untuk memperhatikan kaderisasi,” tegas Sulton.

Padahal Ghoni juga mantan ketua kaderisasi Jatim, yang seharusnya lebih fokus pada persoalan kaderisasi. Dia sendiri, kata Sulton, pernah mengeluarkan pada Konferensi Cabang (Konfercab) PC PMII Pamekasan, bahwa PMII adalah organisasi kaderisasi yang masih perlu di perhatikan.

Karena itulah, sebaiknya Ghoni lebih fokus, sebagaimana cita-cita besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.

“Banyak yang perlu diperhatikan sebelum melangkah ke Pemilihan Umum Walikota (Pilwali), karena sikap tersebut sudah memberikan contoh yang kurang baik terhadap regenerasi yang akan datang,” tutupnya. (ari)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password