Biadab, Teror Bom Sengaja Dilakukan di Malam Reuni Akbar 212, Ancaman Serius bagi Jutaan Umat

kreasi kabarjitu

JAKARTA (kabarjitu): Seminggu sudah berlalu dari waktu pelaksanaan Reuni Akbar 212. Para peserta (mujahid dan mujahidah) dan seluruh aparat (TNI/Polri, Satpol PP) merasakan keamanan dan kedamaian.

___________

Namun, di balik keamanan dan kesejukan itu ternyata ada fakta yang sengaja disembunyikan demi umat. Panitia Reuni Akbar 212 sengaja menyimpan rahasia ini, demi situasi dan kondisi umat.

Namun, tak selamanya rahasia harus ditutupi. Umat harus tahu, bahwa ada pihak-pihak yang sengaja ingin merusak aktvitas itu.

Bukan hanya ancaman, intimidasi, dan larangan yang dilakukan orang-orang tertentu jelang hari H. Tapi mereka melakukan tindakan yang mengancam jiwa. Mereka melakukan aksi teror terhadap jutaan umat yang melakukan aksi damai 212 di Monas pada 2 Desember 2018.

Teror di Panggung Utama
Teror yang dilakukan manusia Biadab itu terjadi di malam Reuni 212. Dan ini adalah fakta yang sangat mengerikan, karena mengancam nyawa manusia yang ada di Panggung Utama dan sekitarnya.

Lembaga Informasi Front Pembela Islam (FPI) melalui akun Twitternya @FPI_212 pada 6 Desember pukul 23.25 WIB, akhirnya memutuskan mempublikasikan kejadian itu, setelah berusaha menyembunyikannya.

Aksi teror itu terjadi pada Sabtu (1/12/18) malam, tepatnya setelah shalat Maghrib. Sehari sebelum Reuni 212. Bukan hanya mengerikan, kejadian yang berpeluang menghilangkan nyawa ini berpotensi mengacaukan Reuni 212.

Melalui akun Twitter, @fpi_212 menulis,
“Sabtu, 01 Desember 2018. Sebuah ledakan terjadi Ba’da Shalat Maghrib di sebuah Genset, tepat di belakang panggung utama Reuni Akbar 212. Seperti bom rakitan yang sengaja disimpan di Genset. Kami simpan soal ini, dengan tujuan menghindari kepanikan. Tapi kami harus buka, biar umat tahu.” ungkap akun @FPI_212, Jum’at (7/12/18).

“Bukan hanya 1, tapi ada 2 bom rakitan. Yang pertama meledak tepat di Genset, dan bom kedua berhasil kita amankan dan kami serahkan kepada Kepolisian (Polres Jakarta Pusat). Yang kami heran, tidak ada kelanjutan atau penyidikan dalam kasus ini. Kenapa?”

“Sabtu Ba’da Magrib, saat persiapan 212 terjadi ledakan yang sangat keras di lokasi Monas. Pada awalnya panitia menduga suara tersebut berasal dari Genset karena sumber suara berasal dari lokasi Genset. Namun setelah dicek, ternyata bukan Genset yang meledak,”

“Namun sebuah hape dengan beberapa perangkat yang diduga sebuah bom rakitan. Ledakan yang cukup keras serta kepulan asap yang banyak dan sempat membuat panik relawan yang di sekitar lokasi acara. Maka panitia segera melakukan pengecekan sekeliling tempat acara dan ternyata ditemukan kembali barang yang serupa yang diletakkan di panggung. Kami menduga hal ini merupakan upaya unntuk membatalkan acara Reuni Akbar 212. Atau setidaknya membuat masyarakat takut hadir pada acara tersebut. Sekian info yang tersimpan dari acara persiapan reuni Akbar 212.”

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, terkait ditemukannya 2 bom rakitan tersebut.(sht)

Buka link video ini:

Teror Bom di Reuni Akbar 212 2018

2 Bom Rakitan di Reuni 212 2018

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password