Relawan Unesa Diberangkatkan ke Palu dan Donggala

Kabarjitu/ari

SURABAYA (kabarjitu): Bumi Pertiwi sedang dilanda kesedihan yang sangat dalam. Setelah gempa bumi di Lombok beberapa waktu lalu, terjadi kembali gempa bumi yang disertai Tsunami di Kota Palu dan sekitarnya.

______

Ketua Pelaksana Relawan Unesa, Agus Wiyono mengatakan, pemerintah dengan kesigapannya mengeluarkan segala kekuatan untuk mengevakuasi korban dan pemberian bantuan, baik logistik, bahan pokok, dan bantuan lainnya.

“Fasilitas infrastruktur umum yang biasanya digunakan masyarakat Kota Palu telah hancur hingga tidak dapat digunakan kembali. Segala bentuk operasional pendidikan di kota tersebut terkendala dengan bencana yang melanda,” kata Agus, Rabu (28/11/2018).

Menurut Agus, seluruh sudut masyarakat Indonesia pun berbondong-bondong menggalang donasi untuk memberi bantuan kepada saudaranya di Kota Palu dan Donggala. Hal tersebut yang dilakukan oleh Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

“Unesa memberangkatkan tim relawan tanggap bencana ke Palu dan Donggala. Tim relawan yang berangkat meliputi mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik,” terang dia.

Selama satu pekan, tim relawan akan ikut berkontribusi dalam proses pemulihan fisik infrastruktur masyarakat dan mental para korban.

Agus menjelaskan, untuk program pertama, dilaksanakan Mental Health and Psychosocial support. Kemudian, pemberian tenda darurat serta pelatihan pemasangannya. Dan, ketiga pegadaan air bersih dan jaringan pipa. Keempat, membuka taman baca, dan yang terakhir bantuan kesehatan.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Suprapto mengatakan, dengan adanya tim relawan yang berangkat ke Palu merupakan bentuk kepedulian Unesa kepada sesama.

“Kepedulian Unesa ini untuk memberi bantuan sudah cukup lama, donasi yang terkumpul tidak hanya dari Unesa, melainkan dari instansi atau lembaga di luar Unesa juga ikut serta menggalang bantuan ke Palu,” katanya.

Sementara itu, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unesa, Sri Kurnia Abdi Pradhana menambahkan, mahasiswa Unesa siap kapan pun diberangkatkan untuk menjadi relawan bencana apa pun dan berkontribusi besar di Indonesia.

Pemberangkatan tim relawan ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan Wakil Rektor II Unesa beserta pimpinan lembaga lainnya. Terdapat 22 dosen, empat tendik, dan 12 mahasiswa yang akan menuju ke lokasi bencana. (ari)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password