Kyai Ma’ruf Amin Terjebak di Pusaran Dusta

kreasi kabarjitu

 

JAKARTA (kabarjitu): Pada September 2018 lalu, Kyai Ma’ruf Amin yang menjadi Calon Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi), berjanji, mobil Esemka yang pernah dirintis Jokowi akan diluncurkan pada Oktober 2018.

_______

“Bulan Oktober nanti akan diluncurkan mobil nasional bernama Esemka, yang dulu pernah dirintis oleh Pak Jokowi. Akan diproduksi besar-besaran,” kata Ma’ruf Amin di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Jember, Kamis (27/9/2018) lalu.

Tak tanggung-tanggung, pernyataannya itu dilontarkan Ma’ruf Amin di saat memberikan tausiah kepada ratusan santri dan ulama Nahdlatul Ulama.

“Nanti ke depan ada harapan tumbuh mobil nasional Nuris. Jadi tidak mustahil. Semua usaha juga dimulai dari kecil,” katanya.

Karuan saja, para santri dan ulama yang hadir pun menyambutnya dengan tepuk tangan meriah. Seolah ungkapan sang kyai bakal terwujud.

Bahkan, Ma’ruf Amin juga mengaku sudah berbincang dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad untuk mengembangkan mobil Asia. “Dan kita bikin pasar Asia sebagai pasar yang dominan dikuasai, tidak tergantung pihak luar. Apalagi kalau bisa mengekspor ke luar,” ujarnya.

Ia menambahkan, membangun pasar Asia dapat menciptakan kemakmuran. “Bagaimana membuat mobil Asian, yang bahannya ada yang dibikin di Indonesia, di Malaysia, atau di Vietnam. Kemudian kita pasarkan bersama, baik di lingkungan Asian atau di lingkungan dunia,” ujarnya.

Dengan terwujudnya model kerja sama seperti itu, Ma’ruf meyakini masa depan yang sangat cerah bagi Indonesia.

Kyai Aja Dibohongi
Memasuki bulan November 2018, janji yang disampaikan Ma’ruf Amin tak kunjung terealisasikan. Bahkan, tak ada penjelasan terkait masalah itu, baik dari Ma’ruf Amin sendiri maupun dari kubu Jokowi.

Tentu saja, masalah ini memunculkan beragam komentar. Salah satunya dari Ustadz Tengku Zulkarnain yang sama-sama duduk di kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ustadz Tengku berkomentar, sekelas Ma’ruf Amin saja bisa dikadali. Akibatnya, Ma’ruf Amin menjadi malu kepada masyarakat Indonesia.

“Kiyai besar yang saya sangat hormati saja dikadali. Sehingga beliau saking percayanya menyatakan Oktober ESEMKA launching. Beliau jadi malu pada umat se NKRI,” kata dia di akun twitternya @ustadtengkuzul, Kamis, 1 November 2018.

“Itulah yang saya katakan kyai… Saya percaya pada kyai 100% tapi tidak percaya sama sekali pada mereka. Kulo, nyuwun sewu yai,” lanjutnya lagi.

Warganet memberikan komentar mengenai kicauan Ustaz Tengku Zulkarnaen.

@RajaMandiri70: Kalau sudah tebar  Hoax dan gila jabatan apa masih pantas dipanggil Kiai?

@fauji_winata: Sayang sangat sedih melihat Yai Maruf amin digiring untuk mengatakan hal tersebut yang belum tentu ada bukti yg nyata sama Raja PEMBOHONG.

@1hamdhany: Seorang kiyai jadi bahan tertawaan dan ejekan. Tapi siapa yg salah? Kiyai harusnya mikir dulu sebelum berbicara. Karena ada ahli nya untuk itu. Sekarang kiyai mau bilang apalagi. Sudah jadi korban ucapan nya sendiri.

@MalikDjamaludin: Sebagai nahdliyin saya tidak terima kiyai saya dibohongi oleh Jokowi soal ESEMKA ..  Ini penghinaan luar biasa terhandap NU !!

@suryatama_surya: Kasian yai ma’ruf .. Ttp hormati beliau, Banyak cara agar beliau ttp di hormati cara paling Ampuh tdk menusuk gambar beliau di pilpres agar terselamatkan dunia dan Akhirat.

Sumber:
tempo.co, R24

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password