Ternyata Ada Cara Minum Kopi yang Sehat dan Menyehatkan

Kabarjitu/eva

 

JAKARTA (kabarjitu): Untuk memperingati Hari Kopi Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober, Hotel Luminor membagikan 1000 cangkir kopi gratis di sekitar kawasan hotel tesebut.

*****

Kegiatan yang bekerjasama dengan Gerakan Kopi Persahabatan ini digelar sejak 19 September 2018 hingga 1 Oktober 2018. Acara itu juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana meminum kopi yang baik.

“Tradisi minum kopi sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Bahkan, minum kopi saat ini sudah menjadi salah satu gaya hidup generasi milenial,” kata Anang Ardiansyah, General Manager Hotel Luminor, Jakarta di sela-sela Kongkow Bareng tentang kopi bertema , “Kopimu, Kopiku, Kopi Kita, Kopi Indonesia”, di Jakarta, Senin (01/10/2018) malam.

Dia menjelaskan, Indonesia pernah merasakan kejayaan menjadi produsen kopi terbesar di dunia. Sayang, banyak masyarakat Indonesia yang tidak bisa menikmati kopi, karena kandungan kafein dalam kopi. Sehingga mereka tidak mengenal cara menikmati kopi dengan sesungguhnya.

“Sebenarnya, ada teknik-teknik pembuatan kopi dan juga pemilihan jenis kopi yang harus dikuasai, agar minuman ini bisa dinikmati secara optimal. Untuk memberikan edukasi dan menambah wawasan tentang kopi dan cara menikmatinya, kami mengundang insan pecinta kopi untuk berdiskusi dan membedah kopi bersama-sama,” ulasnya.

Dari sekian banyak jenis kopi yang beredar di pasaran, Anang menyebut, kopi Gayo dan kopi Toraja paling digemari pengunjung hotel tempat dia bekerja. Sedangkan, kopi negara lain yang cukup banyak dicari adalah kopi asal Vietnam.

“Kami menyediakan semua jenis kopi dari dalam dan luar negeri. Tapi hanya kedua kopi itu yang paling banyak peminatnya,” tegas Anang.

Sementara itu, Founder Gerakan Kopi Persahabatan mengatakan minum kopi itu menyehatkan. Asalkan tidak dicampur bahan lainnya, terutama gula dan creamer. Dirinya mengaku, baru sekitar 2 tahun melakukan gerakan berbagi kopi gratis, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai meminum kopi yang benar.

“Kami tak sekedar membagikan kopi secara cuma-cuma, tapi lebih kepada tujuannya, yaitu mengajak masyarakat untuk sadar akan kopi sehat, yaitu kopi hitam tanpa gula, tanpa creamer,” ujarnya.

Dia menjelaskan, meski saat melakukan kampanye dan edukasi, banyak orang yang menolaknya dengan alasan kopi tanpa gula rasanya pahit, tidak enak dan alasan lainnya. Tetapi edukasi tersebut terus dilanjutkan di berbagai kesempatan.

“Saya menggunakan kopi gratis, menyediakan kopi gratis untuk memudahkan edukasi kepada masyarakat. Kadang di pameran, bazaar, perkantoran dan area lainnya,” ulas Lucas.

Dia menjelaskan, tujuannya mengajak masyarakat minum kopi, antara lain mengenalkan kopi asli Indonesia, meningkatkan pendapatan per kapita petani kopi, membantu memasarkan kopi petani, meningkatkan kualitas kopi petani, dan menjalin silaturahmi antar penggemar kopi.

“Gerakan ini tercetus saat saya memulai persahabatan dengan seorang petani kopi melalui kopi. Saya pun diedukasi oleh seorang petani kopi organik dari Aceh. Persahabatan ini memang luar biasa, karena menginspirasi saya untuk membuat satu gerakan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Regi Siryo, Coffe Blogger mengatakan minum kopi saat ini sudah menjadi gaya hidup generasi milenial. Mereka mendatangi kafe, resto, maupun lokasi lain hanya untuk minum kopi bersama.

“Bekerja, berdiskusi, kadang juga untuk pertemanan sambil minum kopi. Jadi, kopi bukan sekedar menawarkan pertemanan. Kopi juga bisa menjadi sumber penghidupan. Ada petani yang terlibat dalam hal penanaman, ada pengepul, distributor, pedagang biji kopi, pedagang bubuk kopi, hingga pemilik cafe yang menjual kopi,” paparnya.

Apalagi saat ini, kopi bisa dinikmati dengan panas atau dingin. Sehingga kandungan kafein yang ada dalam kopi tersebut akan bereaksi secara stimulant dalam tubuh, merangsang agar otak tetap aktif dan memacu peningkatan kerja psikomotor tubuh yang bisa membuat tubuh tetap bugar dan terjaga.

“Karena efek yang ditimbulkan kafein tersebut ternyata dapat membuat mata ngantuk kembali berbinar, tubuh lesu dan lemah kembali bersemangat. Sehingga kopi menjadi sajian minuman paling favorit bagi orang-orang yang suka beraktivitas di malam hari. Apakah orang itu sedang lembur dengan pekerjaannya, atau lembur menyelesaikan tugas-tugas mata kuliah, bisa juga sedang kumpul rame-rame,” tutupnya. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password