Arsip Statis PT Newmont Diserahkan YPBSU Ke ANRI

Kabarjitu/eva

JAKARTA (kabarjitu): Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Sulawesi Utara (YPBSU) menyerahkan arsip statisnya kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

______

Penyerahan arsip statis dilaksanakan Ketua YPBSU Sugihartatmo kepada Kepala ANRI Mustari Irawan di Kantor ANRI, Rabu (19/9/2018).

Seperti diketahui, Arsip Statis dalam Undang-Undang No. 43 Tahun 2009 diartikan sebagai arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip. Karena arsip tersebut memiliki nilai guna kesejarahan.

Dalam perkembangannya, arsip statis harus diserahkan dan disimpan oleh  lembaga kearsipan pusat maupun daerah, sesuai tingkatannya. Karena arsip statis harus dipelihara, dikelola, dan dimanfaakan semaksimal mungkin untuk kepentingan dan kemaslahatan bangsa dan negara.

Ketua YPBSU, Sugihartatmo mengatakan, sejumlah arsip statis yang diserahkan adalah arsip yang menyangkut dokumen utama, berkaitan dengan terbentuknya yayasan ini sejak tahun 2006 hingga tahun 2018.

Di antaranya arsip penjanjian niat baik antar PT Newmont Minahasa Raya dengan Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia. Juga arsip kesepakatan sementara keluhan warga Teluk Buyat mengenai pencemaran air tanah dan kesehatan warga, yang dimediasi oleh Komnas HAM

“Jumlahnya banyak sekali. Sehingga tidak bisa diidentifikasi satu per satu. Tapi yang jelas semua berkas yang diberikan masuk dalam kualisifikasi arsip. Apalagi penyerahan arsip statis ini merupakan inisiatif dari kami sendiri. Sehingga perusahaan tambang lain bisa mencontohnya,” kata Sugihartatmo kepada kabarjitu.com usai penyerahan arsip tersebut.

Dia menjelaskan, yayasan ini memang unik, karena dibentuk atas inisiatif pemerintah dan perusahaan tambang tersebut. “Yayasan ini hanya ada selama 10 tahun untuk memberdayakan masyarakat di lingkungan tambang”, katanya.

Selain itu, melakukan penelitian yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari negara lain. Hasil dari penelitian tersebut terbukti bahwa perusahaan tambang itu tidak mencemari lingkungan.

“Yayasan ini akan dibubarkan per 25 September 2018. Selama yayasan berdiri dan melakukan berbagai kegiatan, dananya kami dapat dari perusahaan tambang itu. Dana yang berikan selama 10 tahun sebesar USD30 juta dan diberikan secara bertahap untuk semua kegiatan yang kami lakukan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap
arsip statis yang diserahkan dapat bermanfaat sebagai sumber referensi informasi publik. Dokumen-dokumen atau arsip hasil program Pemberdayaan Masyarakat dan program Pemantauan Lingkungan di perairan Teluk Buyat akan menjadi informasi dan data yang sangat berharga bagi semua.

“Selain itu, arsip itu juga akan menjadi catatan sejarah bagi kegiatan pertambangan di Sulawesi Utara dan upaya-upaya untuk  melestarikan lingkungan di wilayah eks tambang tersebut”, ungkapnya.

Sementara itu, Kepala ANRI Mustari Irawan sangat mengapresiasi kegiatan penyerahan arsip statis YPBSU ini. Pihaknya pun sangat berterima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada yayasan tersebut. Karena sudah perhatian dan kepedulian untuk menyelamatkan dan melestarikan arsip yang bernilai tinggi untuk disimpan di ANRI.

“Arsip statis adalah arsip yang memiliki nilai sejarah penting bagi institusi dan memori perjalanan suatu bangsa. Ini merupakan cerminan dari sudah terkelola dengan baik kegiatan kearsipan suatu institusi. Hal itu bisa dilihat dari pengelolaan arsip yang baik. Dan, salah satunya adalah pengelolaan arsip statis,” ucapnya.

Sayangnya, lanjut Mustari, hingga saat ini belum banyak Lembaga Negara dan  Badan Umum Milik Negara (BUMN) di negara ini yang sudah menyerahkan arsip statisnya ke ANRI. Padahal arsip tersebut dibutuhkan untuk didokumentasikan dengan baik, sebagai peninggalan sejarah masa lalu. Apalagi, peran arsip sangat penting terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Arsip sangatlah penting dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Arsip itu unik, otentik, kredibel, dan legal.” tandasnya.

Arsip juga, katanya, merupakan tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan. “Selain itu, arsip juga merupakan bukti akuntabilitas kinerja organisasi dan aparaturnya, serta bukti sah di pengadilan. Oleh sebab itu, para pemangku kepentingan harus memperlakukan arsip dengan baik,” pungkasnya. (eva)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password