Ternyata Tol Cipali Punya Sandi Uno, Pemasang Spanduk ‘Jalan Tol Jokowi’ Meriang

kreasi kabarjitu

KABARJITU: Mudik Lebaran 2018 diwarnai dengan maraknya spanduk bernuansa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Tindakan yang dinilai memalukan. Bahkan bisa semakin merusak citra Jokowi.

_________

Semua spanduk yang dipasang di semua ruas jalan tol (Jakarta-Cikampek, Cipali, Cipularang, Jakarta-Merak, Jagorawi) tersebut bertuliskan  ‘Jalan Tol Pak Jokowi’. Seolah semua jalan tol dibuat berkat kehebatan Jokowi.

Di antara ribuan spanduk tersebut, didominasi oleh spanduk yang bertuliskan, ”Selamat hari raya Idul Fitri 1439 H. Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi”.

Karuan saja, kehadiran spanduk itu mengundang kecaman dari berbagai kalangan, mulai dari anggota DPR sampai rakyat biasa. Mereka bicara lantang di dunia maya.

Di antara sekian banyak tanggapan, ada satu tulisan yang boleh dibilang sebagai “Pukulan Telak Gaya Mike Tyson.”

Tulisan itu diberi judul, “SPANDUK DUNGU DI RUAS TOL, TAK ADA YANG LEWAT TOL PAK JOKOWI”. Penulisnya mengklaim sebagai Taryono Aji.

Seperti ini tulisan lengkapnya:

Buat yang pasang spanduk jangan baca
ulasan No. 3.
Bahaya !!!

Yang sudah mudik via tol, pasti melihat bertebaran spanduk seperti di bawah ini. Ya, spanduk berisi semacam pemberitahuan kepada masyarakat pendukung gerakan #2019GantiPresiden bahwa saat ini kalian sedang melewati jalan tol pak Jokowi. Kurang lebih begitu isi pesan yang disampaikan. Baiklah, ini ulasannya.

#Pertama, Spanduk ini berupaya menyesatkan dan fitnah kepada presiden yang harus segera diusut. Tindakan tersebut jelas mempermalukan pak Jokowi sendiri.
Kenapa? Semua rakyat tahu itu jalan tol dibiayai oleh utang negara, dan kita yang akan mencicilnya. Sedang operasionalnya ada yang dikelola BUMN Jasa Marga juga ada swasta. Harusnya pak Jokowi buat pernyataan agar pendukungnya tak melampaui batas. Tidak ada tol milik pak Jokowi, Pak Jokowi di fitnah!

#Kedua, dari 245 proyek infrastruktur strategis yang diandalkan, baru ada 4 proyek yang baru kelar. Selebihnya nemu proyek sisa SBY, cukup modal gunting pita, maka bagi para pendukung ini sudah sah meng-klaim prestasi kinerja junjungannya.
Sah ??  Saaaaaah….

#Ketiga, tol Cipali. Salah satu tol terpanjang yang dibanggakan, 116 km membentang antara Cikampek – Palimanan, Ngeyel tetap di klaim sebagai tol pak Jokowi. Ngeyel tetap dipajang spanduk juga. Tapi mereka nggak pernah mikir.

Duuuaaaarrrr……..

Skema pembiayaan tol Cipali adalah Private Public Partnership. Tahukah kalian, Pembangunan tol dilaksanakan oleh PT Lintas Marga Sedaya : 45% sahamnya dimiliki PT Baskhara Utama Sedaya yang adalah anak perusahaan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, konsesi selama 35 tahun. Ketiga Perusahaan menggunakan mana belakang SEDAYA.

Perhatikan logo di jembatan penyeberangan tempat spanduk di tempel. Ada HK, KG-NRC.

Kalian tau siapa pemilik PT Saratoga Investama ? Dialah #SandiagaUno, Wakil Gubernur DKI Jakarta saat ini.

JADI, tidak ada yang lewat tol Pak Jokowi, karena Pak Jokowi tak punya jalan tol seruas pun !!!

DAN, tulisan spanduk yang benar adalah :

SAAT INI anda sedang melewati Tol Milik Sandiaga Uno, Wagub DKI Jakarta.

Walau tahun lalu kalian tak memilihnya, Pak Sandi titip salam :

SILAHKAN LEWAAAAAAT…!!!

Sandin Bicara

Sementara itu, Sandiaga Uno, yang kini menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, membantah anggapan yang menyebut dirinya pemilik Tol Cipali.

“Sedikit klarifikasi bahwa jalan tol tersebut (Cipali) digagas pada zaman Pak Harto. Setelah itu diteruskan oleh Pak BJ Habibie dan oleh Gus Dur diberikan dorongan dan oleh Ibu Mega diberikan inspirasi. Di masa Pak SBY pembebasan lahan dan instruksi, dan diresmikan oleh Pak Jokowi,” kata Sandiaga saat ditemui di rumah dinas Wagub DKI, Jl Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2018). (detik)

Sandiaga mengakui saat Tol Cipali mulai dibangun, dia masih memiliki saham di PT LMS. Namun, setelah maju sebagai salah satu kontestan di Pilkada DKI 2017, Sandiaga mengaku melepas sahamnya di PT LMS.

“Pengoperasian dan konstruksinya dilakukan oleh konsesi saat saya masih jadi pengusaha. Kebetulan saya yang mendirikan (PT LMS). Tapi sekarang saya di politik, sudah tidak lagi ada hubungan usaha,” terang Sandiaga.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menilai klaim sepihak itu tindakan yang tidak dewasa. Karena itu, dia mengimbau publik supaya tak terpengaruh oleh klaim-klaim seperti itu.

“Jadi, yuk, sama-sama kita dewasa bahwa jalan tol itu milik negara, milik rakyat. Pengoperasiannya dikuasai oleh swasta yang waktu itu kebetulan saya pernah terlibat. Jadi bukan punya siapa-siapa, itu punya negara,” ujar Sandiaga.

“Jangan seperti anak kecil, childish banget, kekanak-kanakan mempermasalahkan ini punya siapa, ini punya siapa, semua jalan punya negara,” tegas dia.

Untuk lebih jelas siapa pemilik tol Cipali, silahkan klik link ini: https://www.google.co.id/amp/s/m.liputan6.com/amp/2254656/perjalanan-pembangunan-tol-cipali-melewati-6-era-kepemimpinan-ri

_________________________________

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password