Gile, THR dan Gaji 13 Pemkab Bekasi Lebih Tinggi dari Anggaran Pembangunan

kreasi kabarjitu

JAKARTA (kabarjitu): Hingga Juni, APBD Kabupaten Bekasi yang nilainya Rp 5,7 triliun dinilai salah dalam pengelolaannya.

________

“Malasnya para pejabat di lingkungan Pemkab Bekasi membuat program kerja pembangunan di Kabupaten Bekasi molor. Padahal tunjangan dan gaji para pejabat dianggarkan lebih tinggi dibanding program kerjanya, terutama untuk THR dan gaji 13,” ungkap Direktur Lembaga Kaki Publik (Lembaga Kajian dan Analisa Keterbukaan Informasi Publik) Adri Zulpianto, melalui keterangan persnya, Kamis (7/6/2018).

Diketahui, anggaran gaji para pejabat di lingkungan Pemkab Bekasi menelan anggaran sebesar Rp 49.768.185.400. Sedangkan untuk Tambahan Penghasilan Pegawai di lingkungan Pemkab Bekasi sebesar Rp 735 miliar yang dialokasikan dari APBD.

Menurut Adri, jika dirincikan, untuk setiap pejabat Eselon IV besaran yang bakal terima TPP-nya untuk THR dan gaji 13 sebesar Rp14-Rp17 juta. Eselon IIIB sebesar Rp18-Rp20 juta. Eselon IIIA sebesar Rp23-25 juta. Eselon II sekitar Rp40 juta serta staf pelaksana sekitar Rp5 jutaan.

“Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan anggaran yang direncakan untuk biaya penanggulangan banjir yang cuma mencapai angka sebesar Rp 200 miliar. Padahal pekerjaan tersebut akan ada turap, angkat lumpur, dan lainnya,” katanya.

Sementara anggaran untuk pembangunan infrastruktur untuk pedestarian, jalur hijau, dan pembangunan jalan di kabupaten Bekasi hanya ditotal sebesar Rp 200 miliar.

Adri mengungkapkan, pelaksanaan program di lingkungan Kabupaten Bekasi sangat minim dan lambat. Tercatat, dari 90 paket program, baru 6 yang selesai dilelang kepada calon pekerja.

—–

Artinya, pembangunan infrastruktur yang dimanfaatkan oleh masyarakat banyak hanya sebesar Rp 400 miliar. Beda jauh dengan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai yang mendapatkan anggaran sebesar Rp 735 miliar.

Adri mengungkapkan, pelaksanaan program di lingkungan Kabupaten Bekasi sangat minim dan lambat. Tercatat, dari 90 paket program, baru 6 yang selesai dilelang kepada calon pekerja.

“Berbeda dengan soal gaji yang direspon dengan cepat dan menghabiskan anggaran yg lebih besar,” ujarnya.

“Maka, kami menilai bahwa seharusnya Gaji 13 dan THR yang dialokasikan dari APBD Kabupaten Bekasi dibatalkan, dan dialokasikan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password