Akibat Main Mata Saat Lelang, Ujian Notaris Kemenkumham Kacau

kreasi kabarjitu

JAKARTA (kabarjitu): Gara-gara pelaksanaan lelang yang terlalu cepat, yang dimenangkan oleh PT Wawai Karya, akhirya penyelenggaraan UPN (Ujian Pengangkatan Notaris) untuk 1000 peserta di Gedung Balai Kartini kacau balau.

______

UPN yang digelar pada Kamis (26/4/2018), merupakan program kerja Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum dan HAM. Tujuannya untuk meningkatan kualitas para calon notaris.

“Tapi sayang seribu kali sayang, pemantauan Center For Budget Analysis (CBA) saat UPN diselenggarakan menjadi kacau balau dan tidak profesional,” ungkap Uchok Sky khadafi, Direktur CBA melalui keterangan tertulis yang diterima Kabarjitu, Jumat (27/4/2018).

Menurut Uchok, kekacauan terjadi ketika server mengalami down, sehingga seluruh perangkat komputer/laptop menjadi error atau mati.

Akibatnya, ujian pembuatan akta tersebut dilakukan di rumah masing-masing, dimana seluruh soal ujian aan didistribuskan melalui email.

“Soal ujiannya baru akan diemail beberapa hari ke depan kepada calon notaris, dan dikerjakan di rumah masing masing. Ini bagaimana? Kok tidak profesional banget,” tandas Uchok.

Uchok melihat, kekacauan UPN ini disebabkan ada indikasi proses lelang cepat. Pemenangnya PT Wawai Karya yang menyodorkan harga penawaran lelang sebesar Rp 352 juta. “Selain itu, kami juga melihat, panitia UPN terlihat tidak siap melaksanakan UPN,” ujarnya.

Karena itulah, kata Uchok, CBA meminta kepada Komisi III DPR RI segera memerintahkan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk segera memecat Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum. “Copot Cahyo Rahadian Muzhar, karena menyelenggaraan UPN saja tidak becus,” tandas Uchok.

Uchok juga mengatakan, CBA meminta kepada ketua pengurus pusat INI (Ikatan Notaris Indonesia) untuk segera bereaksi atas kekacau-balauan UPN tersebut.

“Kalau INI tidak bereaksi dan diam membisu, lebih baik kembalikan saja uang ke anggota luar biasa INI yang Rp 2,5 juta perorang. Biar mereka mencari organisasi notaris yang baru,” pungkas Uchok.

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password