Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau

  • Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau
  • Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau
  • Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau
  • Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau
  • Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau
  • Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau
  • Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau
  • Bermain Petak Umpet Bersama Ikan-ikan Terumbu Karang di Bawah Krakatau
Get Lost

Ngetrip bersama GET LOST

BELUM lama ini, saya ikut ngetrip ke Gunung Krakatau bersama anak-anak muda. Dari 110 peserta, mayoritas mahasiswa dan pekerja muda yang usianya antara 17-an sampai 30-an. Tapi, ada juga beberapa peserta yang usianya sudah kepala 4 dan 5.

*********

Kebetulan, saya ikut perjalanan ngetrip tersebut bersama agen perjalanan Get Lost, salah satu agen yang sudah dipercaya kalangan pecinta ngerip di Jabodetabek.

Perjalanan dimulai dari rumah saya di kawasan Depok sekitar pukul 20.00 WIB. Supaya ada teman ngobrol selama perjalanan, saya ajak keponakan dari Bogor.

Kami pun berangkat menggunakan angkutan umum ke Terminal Kampung Rambutan untuk melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Merak. Ada beberapa bus yang menuju ke Merak, salah satunya Primajasa. Ongkosnya pun relatif murah, sekitar Rp30.000 per orang. Bahkan ada juga bus yang bertarif Rp28.000.

Sampai di Merak sekitar pukul 23.40 WIB. Perjalanan agak sedikit lambat, karena di jalan tol Jakarta-Merak, tepatnya di Serang, ada kontainer terbalik. Akibatnya, perjalanan pun sempat molor sekitar sejam. Padahal kalau normal, bus sudah sampai di Pelabuhan Merak sekitar pukul 23.00 WIB.

Lumayan, masih cukup waktu untuk ngobrol-ngobrol bersama Team Leader perjalanannya. Tentu saja sambil menunggu peserta lain yang belum tiba.

Setelah waktu menujukkan pukul 00.30 WIB, Team Leader mengumpulkan KTP peserta untuk membeli tiket kapal penyeberangan (kapal feri).

Nah…, sejak dari Merak, kita gak usah keluar uang lagi. Karena sudah dicover oleh Team Leader dari uang yang kita bayarkan ke agen perjalanannya.

Sekitar jam 01.30 WIB, pluit kapal pun berbunyi sebagai tanda siap berlayar menyeberangi selat Sunda menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Penyeberangan Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni kira-kira ditempuh dalam waktu satu jam. Kita bisa tidur-tiduran dulu atau kalau gak ngantuk, bisa ngopi sambil ngobrol dan melihat pemandangan malam laut Selat Sunda.

Sampai di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 02.30 WIB. Team Leader langsung mengarahkan peserta ke mobil angkutan umum untuk melanjutkan perjalanan ke Dermaga Canti di Kecamatan Rajabasa.

Lumayan, senang juga selama perjalanan itu. Tapi, kalau kalian ngantuk, tinggal meremin mata aja. Ujug-ujug sampai di tujuan.

Kira-kira subuh, kita sudah sampai di Dermaga Canti. Di sana banyak warung makan yang sudah siap melayani kalian. Tapi jangan lupa, sehabis makan, minum, atau ngopi, bayar ke pemilik warungnya. Karena, di luar budget yang kita bayar.

FOTO DARMAGA CANTI

Di darmaga, perahu penyeberangan pun sudah siap mengantarkan kita ke tempat stay di Pulau Sebesi.

Sekitar pukul 06.30 atau pukul 07.00 WIB kita diminta naik ke kapal untuk berangkat ke Pulau Sebesi.

Sebelum sampai di Pulau Sebesi, kita mampir dulu di Pulau Sebuku Kecil. Di sini, kita dipandu oleh beberapa guade untuk ‘berkenalan’ dengan air laut, sambil snorkling.

Wih…. Ajib…! Pembukaannya saja sudah mantab. Nyebur ke laut yang dalamnya cuma 1-2 meteran, sambil liat-liat terumbu karang dan ikan.

Sekitar 1 sampai 2 jam kita menikmati keindahan Pulau Sebuku Kecil. Lalu, kita juga diajak mampir ke Pulau Sebuku Besar. Tentu saja…, di Sebuku Besar ini keindahannya lebih dari Sebuku Kecil. Selain airnya yang jernih, Terumbu Karangnya pun lebih indah, dan ikan-ikan karangnya lebih banyak. Jangan lupa, jepret-jepretin tuh moment indah ini.

FOTO SEBUKU BESAR

Setelah puas snorkling, kita mulai siap-siap naik ke perahu untuk melanjutkan pejalanan ke Pulau Sebesi, tempat kita stay. Sekitar pukul 11.00 WIB, kita sampai di Pulau Sebesi.

Turun dari perahu, Team Leader membawa kita ke tempat istirahat di villa. Tapi, kalau kebetulan villa sedang penuh, kita akan diarahkan menginap di rumah warga yang memang sudah biasa menjadi home stay.

Kalau menurut saya, justru menginap di rumah warga lebih enjoy, karena kita berbaur dengan masyarakat untuk saling berbagi cerita soal Pulau Sebesi dan Krakatau.

Di villa atau di rumah warga, hidangan makan siang sudah tersaji di meja prasmanan. Tentu saja, setelah kita snorkling, perut kita pun mulai berbunyi, apalagi melihat deretan lauk pauk dan nasi, ditambah sambal dan kerupuk.

Gak usah malu-malu, langsung saja kita hampiri meja makan dan ambil piring plus sendoknya. Lalu, ambil nasi dan lauk pauknya. Jangan lupa, ambil juga sayur dan sambalnya buat penyedap. Terakhir, ambil air kemasan gelasnya, biar nggak keselek.

Saat makan, kita bisa menikmati pemandangan laut yang terhampar luas berhiaskan pulau-pulau nan indah. Hempasan angin menambah kesejukan di badan kita. Ditambah makanan khas daerah setempat yang bisa membuat lidah goyang-goyang.

Setelah makan, jangan buru-buru tidur. Santai dulu sejenak. Minum dulu kopi, tapi pesen di warung sebelah ya… Dan, buat perokok, boleh juga menghisap dulu sebatang, biar gak sepet. Soalnya, kalau kata orang Jawa, “wis mangan ora ngudut sepet mas..”

Nah, setelah semuanya terasa lengkap, perut kenyang, mulut ora kisut, tinggal sholat deh… Tentunya buat yang sholat ya… kalau yang nggak sholat, boleh langsung rebahan di kasur.

Enaknya, kasur dipindahin saja ke teras depan kamar. Karena ternyata, rebahan di teras depan kamar, lebih terasa nikmatnya. Sepoy-sepoy angin seolah menggoda sekujur tubuh kita. Gak lama, ngorok deh…!?

Jangan kebablasan ya.., karena sekitar jam 15.00 WIB, kita harus bangun. Team leader akan mengajak jalan-jalan naik perahu ke Pulau Umang. Di pulau kecil ini, kita boleh snorkling atau main-main air sepuasnya. Keren banget…!

Setelah puas di Umang, sekitar pukul 17.30 WIB, kita kembali lagi ke Sebesi. Tentu saja untuk shalat magrib dan istirahat. Kalau lagi untung, kita akan melihat lembayung merah nan indah di atas langit.

FOTO LEMBAYUNG

Inilah saatnya kita mengambil foto. Apalagi buat mereka yang hobi jeprat-jepret. Wiiih… keren banget view-nya… Kamu bisa dapat gambar seluet berlatar belakang warna merah lembayung.

Lewat waktu magrib, hidangan makan malam pun sudah memanggil-manggil kita. Kalo sudah begitu…, lagi-lagi jangan jaim ya. Serbu saja dan nikmati tuh masakan khas Sebesinya.

Usai makan dan “ngaso sambil ngerokok”, tim akan menawarkan barbeque. Wiiih… ikannya gede…, dibakar… lalu dicocol sambal… dan santap mantap… Pokoknya, malam itu akan jadi milik kita.

Sekedar ngingetin, sebaiknya gak usah begadang. Soalnya, jam 04.00 WIB, kamu harus sudah siap-siap ke acara puncaknya. Team leader akan membawa kita ke Gunung Krakatau. Perjalanan yang akan kita tempuh sekitar 2 jam dan kita harus mengejar “sang mentari yang keluar dari persembunyiannya”.

Saat inilah, moment terindah yang bisa kamu abadikan lewat kamera HP-mu. Apalagi kalau waktunya pas, kamu bisa melihat si raja siang itu di atas Krakatau.

FOTO DI KRAKATAU

Sekitar pukul 10.00 WIB, kamu harus sudah turun gunung untuk melanjutkan pengalaman indahmu di Lagoon Cabe. Di sinilah tempat kamu memanjakan mata melihat-lihat keindahan bawah laut. Terumbu karangnya yang indah dihiasi ikan-ikan yang beraneka warna.

Seolah-olah, ikan-ikan itu mengajak kamu bermain petak umpet. Oh.. jangan lupa, bawa roti yang sudah dipotong-potong. Sajikan untuk ikan-ikan itu, maka mereka akan mendekat dan menyantap roti-roti itu.

FOTO DI LAGOON CABE

Kalau kamu bisa, abadikan juga moment langka ini. Jadikan moment itu sebagai bukti cerita kamu kepada teman-teman.

Setelah sejam kamu bergurau bersama ikan-ikan di balik terumbu karang, maka tiba waktunya kamu kembali ke kapal. Sebab, sekitar jam 11.00 WIB, kamu harus sudah balik lagi ke home stay. Lebih kurang jam 13.00 WIB, kamu sudah sampai di villa untuk mandi, shalat, dan istirahat.

Kamu punya waktu sekitar 2 jam untuk istrahat. Kalau perlu tidur siang dulu. Soalnya, selepas asar atau jam 15.30 WIB, kamu akan “sayonara” dengan Krakatau, Sebesi, Umang, dan Sebuku.

Sekitar pukul 17.00 WIB, kita sudah sampai di Darmaga Canti. Lalu, kembali ke Bakauheni dan menyeberangi Selat Sunda lagi untuk sampai di Merak. Dari Merak, jangan lupa ucapin bay-bay sama temen-temen yang baru kamu kenal dalam perjalanan bersama di trip ini.

Buat kamu yang belum pernah, atau pengen ngetrip lagi, hubungi saja ke Getlost. Agennya bagus, murah, tapi gak murahan. Yang terpenting, PELAYANANnya memuaskan. Kalo saya sih jujur saja, puasnya 30%… selebihnya PUAS BANGET….!!! heheheheh kayak iklan mobil….

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password