Jika RUU KUHP Disahkan, Banyak Jurnalis dan Orang Kritis Masuk Bui

JAKARTA (kabarjitu): Rapat paripurna Komisi III DPR RI Rabu (14/2/2018) ini, akan membahas nasib revisi draft Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP).

***

Namun sangat disesalkan, di dalam draft RKUHP ternyata banyak peraturan yang akan membungkam kemerdekaan pers, demokrasi, dan Hak Asasi Manusia.

Koordinator Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB), Upi Asmaradhana mengungkapkan, berdasarkan telaah sejumlah pasal dalam draft revisi RUU KUHP tersebut, KPJKB minta agar DPR RI dan pemerintah menunda pengesahannya.

Alasannya, beberapa pasal dalam RUU KUHP tersebut mengancam kemerdekaan dan sikap kritis para jurnalis (wartawan). Bahkan jurnalis rawan dikriminalisasi.

Juga mengancam kebebasan berekspresi dan berpendapat setiap warga dan dapat memberangus proses berdemokrasi.

“Tampak jelas, pasal-pasal tersebut tidak melindungi rakyat, justru spiritnya hendak melindungi penguasa. Dan, sama sekali tidak sejalan dengan spirit UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers,” ungkap Upi Asmaradhana melalui saiaran persnya, Selasa (13/2/2018).

Pasal-pasal dimaksud adalah Pasal 309 ayat (1) perihal “Berita Bohong”, Pasal 328 – 329 perihal contempt of court, Pasal 494 tentang Tindak Pidana Pembukaan Rahasia.

Berikutnya Pasal 262 – 264 tentang Penghinaan terhadap Presiden dan Wapres dan Pasal 284 dan 285 tentang penghinaan terhadap pemerintah.

Berdasarkan telaah atas pasal-pasal tersebut, maka KPJKB menyatakan sikap:

1. Hentikan seluruh usaha untuk mengesahkan RKUHP yang masih memuat banyak permasalahan

2. Meminta pemerintah untuk manarik RKUHP dan membahas ulang dengan berbasis pada data dan pendekatan lintas disiplin ilmu, dengan pelibatan bersama seluruh pihak, kelompok dan lembaga-lembaga terkait

3. RUU KUHP harus memihak dan melindungi rakyat, bukan melindungi penguasa.

“KPJKB juga mengajak para pekerja dan pemerhati media serta aktivis gerakan HAM untuk bersama-sama menolak disahkannya draft revisi RUU KUHP,” ujarnya.

Baca juga: Ini Dia Pasal-pasal yang Ancam Penjarakan Jurnalis dan Orang Kritis

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password