Fenomena Aneh, Puluhan Tumpukan Batu Berjejer di Cidahu

KABARJITU: Muncul sebuah fenomena unik di Kampung Cibojong, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Sebuah fenomena langka yang baru terjadi di Indonesia.

Di sungai yang dangkal dengan aliran air uang deras, terlihat berjejer batu bertumpuk, berdiri seimbang. Walaupun air sungai deras da nsempat terjadi luapan saat hujan, tumpukan batu-batu tersebut tetap berdiri kokoh.

Beberapa orang warga setempat mengabadikan fenomena unik tersebut. Seorang warga, Maman yang diwawancarai warga lainnya dengan menggunaan kamera seluler, mengungkpakan bahwa fenomena itu sudah berlangsung sekitar seminggu lalu.

“Ada sekitar 90 tumpukan batu. Bisa saja dilakukan oleh orang iseng, tapi anehnya walaupun sempat terjadi banjir, tumpukan batu itu tidak berubah,” ujar Maman.

Menurut Maman, untuk membuktikan apakah fenomena ini dibuat manusia, maka harus turun ke sungai dan menyiram-nyiramkan air.

“Tapi ngeri juga, jangan-jangan malah ini mistis. Bisa jadi mantak (akan ada akibatnya),” ujar Maman.

Dalam video tersebut terlihat jejeran batu bertumpuk yang rata-rata berasal dari batu-batu berukuran kecil bervariasi.

Tinggi masing-masing tumpukan antara 20 sampai 40 cm. Sedangkan antara ujung tumpukan di bagian hulu dengan ujung lainnya di hilir sekitar 100 meter.

Kerjaan Anak Muda

Informasi tersebut sampai ke Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dan para camat di wilayah tersebut.

“Informasinya batu itu ditemukan warga saat akan pergi ke sawah,” kata Maman.

Ternyata, tumpukan batu-batu tersebut tidak tersusun sendiri apalagi oleh makhluk gaib. Melainkan karya anak-anak muda yang kemudian iseng memoto dan mengupload di media sosial.

Adan Mardani warga setempat, mengklarifikasi tumpukan batu tersebut. Batu itu tidak ada kaitannya dengan mistik.

Adan mengaku tahu persis siapa yang menyusun batu-batu itu menjadi tumpukan yang berjejer rapi.

“Saya lihat sendiri ada anak-anak muda sekitar lima orang sedang menumpuk-numpuk batu. Waktu itu yang saya lihat masih empat tumpukan,” kata Adan.

Awalnya, anak-anak muda itu mau membuat 100 tumpukan, tapi batunya cuma cukup untuk 90 tumpukan.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password