Monas Jadi Saksi Solidaritas Umat Islam Indonesia terhadap Palestina

SOLIDARITAS masyarakat Indonesia, khususnya kaum Muslimin terhadap Palestina tak bisa dibendung. Mereka berdatangan dari berbagai daerah menuju ke kawasan Monas, Jakarta Pusar.

Beragam atribut dalam bentuk bendera, spanduk, sal, sampai ikat kepala yang bertuliskan kalimat-kalimat tauhid dan dukungan terhadap Palestina turut memeriahkan aksi dukungan tersebut.

Massa yang tiba kawasan Monas sudah memenuhi area Jl Medan Merdeka Barat, Jl Medan Merdeka Selatan, dan Jl Medan Merdeka Timur, pada Minggu (17/12/2017), sekitar pukul 06.30 WIB.

Massa yang umumnya mengenakan pakaian atribut putih-putih terus berdatangan dari semua arah, baik dari arah Bundaran HI, Tugu Tani,Cikini Raya (selatan), Tanah Abang (barat), Jalan GaahMada, Pasar Baru (utara).

Dikabarkan, aksi Bela Palestina itu pun diikuti umat Muslim Malaysia-Brunei. Mereka berbondong-bondong datang ke Monas.

Beragam spanduk bertuliskan ‘We Stand Together With Al Aqsa’, ‘Reject Zionis Trump’, Save Palestina, Ganyang Amerika dan lain-lain menjadi penyemangat aksi.

Sebagai masyarakat yang cinta Tanah Air dan peduli terhadap bangsa lain, yang sedang ditindas Yahudi dan Amerika, mereka mengibar-ngibarkan bendera Merah-Putih dan bendera Palestina.

Massa aksi pun terus melantunkan zikir dan sholawat, serta kalimat toyibah ‘Allahu Akbar’.

Aksi Protes terhadap USA dan Israel
Aksi yang dihadiri ratusan ribu hingga jutaan orang ini merupakan bentuk protes terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang telah mengeluarkan keputusan tentang Yerusalem sebaga ibu kota Israel.

Aksi Bela Palestina yang dimulai skitar pukul 06.00 WIB akan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.

“Resmi dimulai pukul 06.00 WIB. Kita pastikan sebelum zuhur sudah selesai. Acara akan diisi zikir, tausiah, asmaul husna, ada baca puisi, ada nasyid yang semuanya membela terhadap Palestina, menolak terhadap penetapan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menolak pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem,” kata Ketua Komisi Dakwah MUI KH Cholil Nafis seperti dikutip detik.com, Minggu, 17/12/2017.

Panji-panji hitam-putih yang merupakan bendera Ar-Rayah dan Al-Liwa menjadi pemacu semangat para peserta aksi. Mereka terus menerakkan penentangan atas kebijakan sepihak Presiden AS Donald Trump.

Dua bendera sebagai simbol panji Rasulullah SAW tersebut tampak di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kalimat Arab yang tertera di dua panji itu berbunyi ‘La Ilaha Illallah Muhammadurrasulullah’, yang dikenal sebagai kalimat Tauhid.

Ar-Rayah adalah panji yang berupa bendera berwarna hitam dengan tulisan kalimat tauhid berwarna putih. Sedangkan Al-Liwa berupa bendera putih bertuliskan alimat tauhid berwarna hitam kebalikannya.

Banyak peserta aksi Bela Palestina yang membawa kedua panji Muslim tersebut dan mengibar-kibarkan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’aruf Amin juga tiba di lokasi aksi. “Alhamdulillah… Ketua Umum MUI KH. Ma’aruf Amin telah tiba di tengah-tengah kita, selamat datang pak. Takbir… takbir,…” ujar seorang orator yang terdengar melalui pengeras suara.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password